
Tips seru Lebaran di rumah

Jakarta (ANTARA) - Sebuah jajak pendapat di satu litbang media mengungkapkan bahwa Lebaran pada 2026 sebanyak 76,7 persen responden pemilik hunian memilih untuk tidak mudik atau masih mempertimbangkan rencana untuk mudik.
Manajer Hubungan Masyarakat (Public Relations Manager) IKEA Indonesia Ririn Basuki menyebut pemilik hunian dengan ruang terbatas, dan untuk pertama kalinya, mulai memikirkan persiapan tempat berkumpul bagi keluarga atau sahabat yang datang berkunjung ke rumahnya saat hari raya tiba.
“Tiba-tiba kita menyadari apakah kursinya cukup, di mana tamu akan duduk atau bagaimana makanan dibagikan saat semua orang berkumpul. Hal-hal kecil seperti itu sering menjadi bagian dari pengalaman menjadi tuan rumah, dan justru di situlah kehangatan sebuah rumah terasa," kata Ririn dalam pernyataannya di Tangerang, Kamis.
Dari menata ruang agar nyaman untuk berkumpul hingga memikirkan detail kecil untuk menyambut tamu, manajer perusahaan ritel tersebut membagikan inspirasi mempersiapkan rumah untuk menyambut Lebaran.
1. Memulai percakapan sebagai tuan rumah
Ketika memutuskan merayakan Lebaran di rumah sendiri, persiapannya sering dimulai dari percakapan sederhana. Siapa saja yang akan datang? Berapa banyak tamu yang kemungkinan berkumpul? Apakah kunjungan berlangsung singkat atau cukup lama?
Dari situ biasanya mulai muncul berbagai pertimbangan, mulai dari jumlah tempat duduk, hingga area mana yang paling nyaman digunakan untuk berkumpul. Dengan gambaran yang lebih jelas, tuan rumah dapat menata rumahnya secara lebih terencana sehingga suasana tetap terasa hangat dan nyaman bagi semua orang yang datang berkunjung.
2. Menentukan area rumah untuk berkumpul
Setiap rumah biasanya memiliki satu area yang secara alami menjadi tempat berkumpul. Bisa di ruang tamu, dekat meja makan, atau bahkan di sudut dengan karpet tempat duduk santai.
Menentukan titik berkumpul seperti itu membantu menciptakan suasana yang lebih akrab saat tamu datang.
Kursi dapat diatur agar orang saling berhadapan, sementara meja kecil dapat digunakan untuk meletakkan camilan dan minuman.
3. Memastikan rumah siap untuk aktivitas yang ramai
Saat menerima tamu, banyak orang baru menyadari bahwa rumah perlu dipersiapkan dengan cara yang berbeda dari hari biasa.
Hal-hal yang sebelumnya jarang dipikirkan mulai menjadi perhatian, seperti bagaimana tamu akan berkumpul, di mana hidangan diletakkan, atau bagaimana percakapan dapat berlangsung dengan nyaman.
Karena itu, sebagian orang memilih melakukan penyesuaian kecil sebelum Lebaran, mulai dari menata ulang area berkumpul hingga memastikan ruang dapat digunakan dengan lebih fleksibel saat tamu datang.
4. Menyajikan hidangan dengan cara yang lebih santai
Hidangan Lebaran selalu menjadi bagian penting dari kunjungan keluarga.
Namun banyak tuan rumah kini memilih cara penyajian yang lebih santai agar suasana berkumpul terasa lebih natural.
Alih-alih menyajikan semuanya secara formal, makanan dan camilan sering ditata di satu meja yang mudah dijangkau.
Tamu dapat mengambil sendiri hidangan yang mereka inginkan sambil tetap berbincang dengan orang di sekitarnya.
Pendekatan seperti itu membuat suasana terasa lebih akrab dan fleksibel. Orang dapat bergerak dengan leluasa, menikmati hidangan, serta berbagi cerita tanpa harus mengikuti susunan jamuan yang terlalu kaku.
5. Menyiapkan sentuhan kecil untuk para tamu
Selain ruang berkumpul dan hidangan, perhatian kecil juga dapat membuat kunjungan terasa lebih berkesan. Beberapa tuan rumah menyiapkan camilan favorit keluarga, sementara yang lain menyiapkan buah tangan sederhana untuk dibawa pulang.
Detail seperti itu sering menjadi bagian yang paling diingat dari sebuah kunjungan. Bukan karena kemewahannya, tetapi karena menunjukkan perhatian kepada orang yang datang berkunjung.
Perhatian-perhatian sederhana tersebut membantu menciptakan pengalaman yang hangat, di mana tamu merasa benar-benar diterima.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
