Logo Header Antaranews Kalteng

Film Pelangi di Mars angkat kisah fiksi ilmiah tentang mimpi anak Indonesia

Rabu, 18 Maret 2026 23:13 WIB
Image Print
Sejumlah anak mengamati poster film Pelangi di Mars karya dari Mahakarya Pictures di bioskop wilayah Kediri, Jawa Timur, Rabu (18/3/2026). Film ini mencatatkan diri sebagai film Indonesia pertama yang menggunakan teknologi Extended Reality (XR), yang tergolong baru di industri perfilman global. ANTARA/ Asmaul (Film pelangi di mars)

Ambon (ANTARA) - Film keluarga Pelangi di Mars resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, dengan mengusung pesan utama tentang pentingnya mimpi besar bagi anak-anak Indonesia.

“Film ini terinspirasi dari keinginannya menghadirkan sosok dan cerita yang bisa memotivasi anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi besar. Saya ingin dari menonton Pelangi di Mars, anak-anak Indonesia bisa berpikir kalau mereka boleh bermimpi setinggi langit, dan mereka mampu menggapainya,” kata Sutradara Upie Guava, di Ambon, Rabu.

Film ini diproduksi Mahakarya Pictures dan disutradarai Upie Guava, bergenre fiksi ilmiah dan digarap selama lebih dari lima tahun sejak 2020. Pelangi di Mars hadir bukan hanya sebagai tontonan keluarga, tetapi juga sebagai medium untuk membangkitkan imajinasi dan semangat generasi muda.

Ia menjelaskan, dari sisi produksi, film ini juga mencatat pencapaian tersendiri di industri perfilman nasional. Dengan melibatkan ratusan pekerja kreatif dari berbagai daerah, Pelangi di Mars disebut sebagai salah satu film Indonesia yang menghadirkan efek visual dengan standar global.

Produser Dendi Reynando menilai, film ini merupakan hasil kerja kolektif banyak pihak yang memiliki semangat yang sama.

“Dari situ saya menyadari bahwa Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” ungkap Dendi.

Melalui karakter utama Pelangi—anak pertama yang lahir di Planet Mars—film ini mengisahkan perjuangan dan kegigihan seorang anak dalam menghadapi tantangan besar demi menyelamatkan dunia.

Dengan perpaduan cerita inspiratif dan teknologi visual modern, Pelangi di Mars diharapkan mampu menjadi film keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai optimisme dan keberanian bermimpi bagi anak-anak Indonesia.

Kehadiran film ini juga diharapkan dapat memperkaya pilihan tontonan keluarga di momentum libur Lebaran, sekaligus menjadi alternatif hiburan yang sarat nilai edukatif dan inspiratif bagi anak-anak.

“Pelangi di Mars diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya film anak berkualitas di Indonesia yang berani mengangkat tema besar dan berdaya saing global,” ucapnya.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026