Logo Header Antaranews Kalteng

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya bangga prestasi tim sepak sawut

Jumat, 22 Mei 2026 08:31 WIB
Image Print
Anggota DPRD Murung Raya, Bebie (paling kiri) saat bersama Bupati Murung Raya Heriyus merayakan kemenangan tim sepak sawut Murung Raya seusai pertandingan di Palangka Raya, Rabu malam (20/5/2026). ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

Puruk Cahu (ANTARA) - Kontingen Kabupaten Murung Raya melalui tim sepak sawut kembali menunjukkan dominasinya dalam cabang lomba permainan tradisional sepak sawut pada rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2026.

”Tim Sepak Sawut Murung Raya sukses mempertahankan gelar juara usai menaklukkan Kabupaten Barito Utara melalui drama adu penalti dengan skor 2-1 pada pertandingan kemarin malam,” kata Koordinator Sepak Sawut kontingen Murung Raya, Bebie saat dihubungi dari Puruk Cahu, Kamis malam (21/5).

Bebie yang juga anggota DPRD sekaligus Ketua Komisi II itu menjelaskan karena keberhasilan itu otomatis mengukuhkan Murung Raya sebagai juara bertahan, setelah pada pelaksanaan FBIM tahun sebelumnya juga berhasil meraih gelar yang sama di cabang sepak sawut.

Menurut Bebie dengan berhasilnya tim sepak sawut Murung Raya mempertahankan gelar juara, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya sebagai salah satu koordinator. Dia berharap tim bisa kembali meraih prestasi yang sama di ajang FBIM tahun depan.

Atas prestasi itu juga Bebie menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, dewan juri, hingga para atlet yang dinilai mampu menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Saya atas nama pribadi serta anggota DPRD mengucapkan apresiasi luar biasa kepada seluruh dewan juri, panitia dan atlet yang ikut dalam lomba sepak sawut ini. Soal juara itu nomor dua, yang terpenting kita semua bersahabat. Inilah ajang silaturahmi kita dalam Isen Mulang,” tambah Bebie lagi.

Sebagai koordinator kontingen Murung Raya, Bebie menyampaikan tentunya merebut kemenangan hal yang sangat wajar, tetapi bukan menjadi tujuan utama dalam permainan rakyat tersebut. Ajang ini lebih pada memperkuat semangat persaudaraan, kebersamaan dan pelestarian budaya yang terus terjalin antar daerah di Kalimantan Tengah.

“Namanya pertandingan pasti ada yang menang dan kalah, itu hal biasa. Tetapi saya bangga karena seluruh atlet, terutama kepada atlet Murung Raya yang menjunjung tinggi sportivitas saat bermain. Itu yang paling penting,” demikian Bebie.

Baca juga: Resmi masuk KONI Pusat, Orado Murung Raya siap cetak atlet berprestasi

Baca juga: Murung Raya rebut gelar juara I lomba balogo di FBIM Kalteng

Baca juga: DPRD Murung Raya minta KONI matangkan persiapan jelang Porprov 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026