Tradisi ziarah makam hidupkan makna Paskah di Palangka Raya
- 20 jam lalu
Seorang Tatung (dukun Tionghoa yang kerasukan arwah leluhur) menancapkan beberapa besi ke mulutnya saat beratraksi dalam pawai perayaan Cap Go Meh 2574 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (5/2/2023). Perayaan Cap Go Meh yang dimeriahkan dengan atraksi ratusan tatung dan seni budaya Tionghoa lainnya tersebut kembali digelar di Kota Singkawang setelah sebelumnya vakum selama dua tahun karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/tom.
Seorang Tatung (dukun Tionghoa yang kerasukan arwah leluhur) menancapkan besi tajam ke mulutnya saat beratraksi dalam pawai perayaan Cap Go Meh 2574 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (5/2/2023). Perayaan Cap Go Meh yang dimeriahkan dengan atraksi ratusan tatung dan seni budaya Tionghoa lainnya tersebut kembali digelar di Kota Singkawang setelah sebelumnya vakum selama dua tahun karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/tom.
Tiga Tatung (dukun Tionghoa yang kerasukan arwah leluhur) mengikuti pawai perayaan Cap Go Meh 2574 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (5/2/2023). Perayaan Cap Go Meh yang dimeriahkan dengan atraksi ratusan tatung dan seni budaya Tionghoa lainnya tersebut kembali digelar di Kota Singkawang setelah sebelumnya vakum selama dua tahun karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/tom.