PBB, (ANTARA/AFP) - Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan sangat cemas atas dampak krisis Suriah pada Lebanon dan meningkatnya ketegangan di perbatasan mereka, kata satu laporan yang dikeluarkan Kamis.

Dalam laporam kepada Dewan Keamanan PBB, Ban juga menyoroti tuduhan lalu lintas senjata di perbatasan Suriah-Lebanon dan menegaskan Lebanon jangan "dilibatkan dalam konflik regional."

"Sebagai akibat luas dari situasi yang memburuk di Suriah Lebanon dilanda bentrokan lintas perbatasan dan penembakan, penyelundupan senjata, arus ribuan pengungsi,bentrokan berdarah antara kelompok Alawi dan Sunni, dan usaha-usaha pembunuhan bermotif politik, yang mengacaukan negara itu," kata Ban.

Ia menambahkan: "Saya sangat prihatin akan dampak dari krisis Suriah terhadap Lebanon."

Laporan itu menyatakan peningkatan insiden-insiden penembakan dan serangan pasukan pemerintah Suriah, beberapa diantaranya ditujukan terhadap desa perbatasan Lebanon.

Ada 11 insiden pada Juli saja, kata dokumen itu, dibandingkan dengan tujuh pada pertengahan tahun ini.

Ban mengacu pada laporan lalu lintas senjata di kedua arah di sepanjang perbatsan kedua negara, dengan mengataan ia menganggap ini "sangat serius" tetapi menyatakan PBB tidak memiliki cara untuk memverfikasi secara independen hal itu.

"Tuduhan-tuduhan lalu lintas senjata di sepanjang perbatasan Suriah-Lebanon dan insiden-insiden yang berulang-ulang di sepanjang perbatasan yang menimbulkan korban tewaa dan cedera di pihak sipil memerlukan segera peningkatan manajamen dan pengawasan perbatasan darat Lebanon," kata Ban.

Tindakan seperti itu diperlukan untuk menjaga agar kelompok-kelompok bersenjata dan milisi di Lebanonn tidak memperkuat persenjataan mereka, yang menimbulkan ancaman pada perdamaian demestik dan kawasan, tambah Ban.

Khususnya Ban menyebut kemampuan militer yang mutakhir dan besar Hizbulah "yang diluar kendali pemerintah Lebanon, satu masalah yang sangat mencemaskan.

Ban mengatakan sebuah pesawat kecil yang diluncurkan Hizbullah ditembak jatuh oleh Israel 6 Oktober "satu provokasi yang dapat menimbulkan bahaya aksi balasan yang mengancam stabilitas Lebanon."

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah membanggakan bahwa kelompoknya mengirim pesawat tanpa awak yang canggh ke wilayah udara Israel, dan mengatakan pesawat itu diproduksi Iran musuh bebuyutan negara Yahudi itu.

"Penting sekali untuk tidak membiarkan Lebanon ditarik ke dalam konflik regional," kata Ban. Lebanon jangan digunakan lagi sebagai medan tempur unatuk para aktor yang berusaha memajukan kepentingan-kepentingan mereka sendiri dengan mengorbankan negara itu atau menggoyahkan kawasan tersebut."

Pernyataan Ban itu dibuat ketika utusan perdamaian internasional Lakhdar Brahimi, melakukan kunjungan ke Lebanon, memperingatkan bahwa konflik Suriah berisiko "membakar" kawasan itu.

Sejak meletusnya pemberontakan antpemerintah di Suriah,baku tembak meletus di lintas perbatasan itu.

Lebanon mengajukan dua protes kepada pihak berwenang Suriah menyangkut pelanggaran wilayah, kendatipun pemerintah Presiden Bashar al-Assad menuduh Lebanon mengizinkan senjata-senjata dan para petempur memasuki Suriah secara tidak sah.

Laporan itu akan disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB pada 31 Oktober.

(Uu.H-RN)

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2024