Ada 103 ribu pengguna domain Indonesia
Sabtu, 22 Desember 2012 0:47 WIB
ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio) istimewa
Jakarta (ANTARA
News) - Pengguna domain Internet Indonesia, .id, berjumlah 103.882
domain hingga 19 Desember 2012, demikian disebut Pengelola Nama Domain
Internet Indonesia (PANDI).
"Kenaikan pengguna nama domain .id tahun ini tercatat paling tinggi dengan peningkatan 62,5 persen dibanding akhir 2011," kata Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Jumlah domain .id yang paling banyak digunakan, menurut Andi, adalah co.id dan web.id dengan sekitar 40 ribu domain.
Andi mengatakan pengguna domain .id pada akhir 2013 akan bertambah sebesar 170 persen dengan jumlah sekitar 300 ribu nama domain.
"Kami optimistis peningkatan jumlah domain itu karena proses perubahan sistem pendaftaran domain .id telah selesai," kata Andi.
Wakil Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, mengatakan domain .id mempunyai sistem keamanan yang lebih terjamin dibanding domain internasional seperti .com.
"Karena pemilik domain .id, saat mendaftar, diwajibkan melampirkan dokumen-dokumen identitas pendukung seperti surat ijin usaha perdagangan (SIUP) atau kartu tanda penduduk (KTP)," kata John.
Terkait harga jual domain-domain .id seperti co.id, biz.id, net.id, my.id, dan or.id, PANDI menetapkan Rp100 ribu per tahun.
Domain sch.id, ac.id, web.id, seharga Rp50 ribu per tahun. Tapi, PANDI mengatakan tidak menerima pendaftaran domain go.id dan mil.id.
(I026)
"Kenaikan pengguna nama domain .id tahun ini tercatat paling tinggi dengan peningkatan 62,5 persen dibanding akhir 2011," kata Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Jumlah domain .id yang paling banyak digunakan, menurut Andi, adalah co.id dan web.id dengan sekitar 40 ribu domain.
Andi mengatakan pengguna domain .id pada akhir 2013 akan bertambah sebesar 170 persen dengan jumlah sekitar 300 ribu nama domain.
"Kami optimistis peningkatan jumlah domain itu karena proses perubahan sistem pendaftaran domain .id telah selesai," kata Andi.
Wakil Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, mengatakan domain .id mempunyai sistem keamanan yang lebih terjamin dibanding domain internasional seperti .com.
"Karena pemilik domain .id, saat mendaftar, diwajibkan melampirkan dokumen-dokumen identitas pendukung seperti surat ijin usaha perdagangan (SIUP) atau kartu tanda penduduk (KTP)," kata John.
Terkait harga jual domain-domain .id seperti co.id, biz.id, net.id, my.id, dan or.id, PANDI menetapkan Rp100 ribu per tahun.
Domain sch.id, ac.id, web.id, seharga Rp50 ribu per tahun. Tapi, PANDI mengatakan tidak menerima pendaftaran domain go.id dan mil.id.
(I026)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
1.103 CPNS Barut terima SK, jangan jadikan permohonan pindah sebagai pilihan pertama
02 June 2025 15:35 WIB
103 warga Taiwan di deportasi bertahap terkait kasus penipuan daring dan izin tinggal
01 July 2024 17:56 WIB, 2024
Terus bertambah, kumulatif positif COVID-19 Kalteng capai 9.103 kasus
23 December 2020 17:19 WIB, 2020
Indonesia dapat 103,78 juta dolar AS atas berhasil kurangi emisi gas rumah kaca
27 August 2020 14:11 WIB, 2020