Mantan serdadu Navy SEAL tewas di negerinya
Senin, 4 Februari 2013 12:43 WIB
Anggota Pasukan Khusus Navy Seal (REUTERS/Joe Skipper) istimewa
Washington (ANTARA
News) - Seorang mantan penembak gelap Angkatan Laut AS yang memperoleh
anugerah militer karena membunuh lebih dari 150 gerilyawan di Irak tewas
ditembak di satu lapangan tembak di Texas.
Kematian anggota pasukan khusus AS Navy SEAL, Chris Kyle (38), ini dibenarkan oleh FITCO Cares, sebuah yayasan yang didirikannya untuk membantu prajurit-prajurit yang pulang mengatasi gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Kyle tewas Sabtu lalu di sebuah lapangan tembak di Glen Rose, Texas, ketika membantu seorang prajurit mengatasi kondisi itu, kata cabang ABC di Dallas, WFAA-TV. Seorang tetangga Kyle juga tewas.
Seorang tersangka ditangkap dan diidentifikasi bernama Eddie Routh (25) yang ternyata seorang mantan marinir yang diyakini menderita PTSD.
Kyle menjalani empat alih tugas selama berada di Irak dari 1999 hingga 2009 dan menerima sejumlah tanda kehormatan.
Ia menulis sebuah buku laris "American Sniper". Dalam buku itu, dia menceritakan kisahnya sebagai penembak jitu membuat gerilyawan Irak memburunya.
Kyle meninggalkan seorang istri dan dua anak. Dia telah berjanji melanjutkan pekerjaannya membantu terkena gangguan emosi dan psikologis akibat perang.
(M014)
Kematian anggota pasukan khusus AS Navy SEAL, Chris Kyle (38), ini dibenarkan oleh FITCO Cares, sebuah yayasan yang didirikannya untuk membantu prajurit-prajurit yang pulang mengatasi gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Kyle tewas Sabtu lalu di sebuah lapangan tembak di Glen Rose, Texas, ketika membantu seorang prajurit mengatasi kondisi itu, kata cabang ABC di Dallas, WFAA-TV. Seorang tetangga Kyle juga tewas.
Seorang tersangka ditangkap dan diidentifikasi bernama Eddie Routh (25) yang ternyata seorang mantan marinir yang diyakini menderita PTSD.
Kyle menjalani empat alih tugas selama berada di Irak dari 1999 hingga 2009 dan menerima sejumlah tanda kehormatan.
Ia menulis sebuah buku laris "American Sniper". Dalam buku itu, dia menceritakan kisahnya sebagai penembak jitu membuat gerilyawan Irak memburunya.
Kyle meninggalkan seorang istri dan dua anak. Dia telah berjanji melanjutkan pekerjaannya membantu terkena gangguan emosi dan psikologis akibat perang.
(M014)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Barut tekankan peran TBBR dalam pelestarian adat dan pembangunan daerah
26 January 2026 16:28 WIB
Pangdam XXII Tambun Bungai terima penyerahan pasukan dari Pangdam XII Tanjungpura
10 September 2025 18:36 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump tolak hak kembali warga Palestina dalam rencananya untuk Gaza
11 February 2025 9:13 WIB