Gerindra Tenang Tanggapi Manuver Partai Lain

Selasa, 16 Juli 2013 12:37 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Partai Gerindra mengambil sikap tenang terhadap manuver politik sejumlah partai yang telah mengusung calon presiden dan calon wakil presidennya yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Umum 2014.

"Gerindra belum menentukan siapa capres dan cawapres untuk bertarung pada Pemilu 2014," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto usai memberi sambutan dalam acara "Deklarasi Enam Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra" di Hotel Grand Sahid Jaya, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin.

Ia mengatakan bahwa Pilpres 2014 masih lama dihitung dari hari ini. Rumor mengenai kombinasi nama capres-cawapres dari partai berlambang burung garuda tersebut masih bersifat spekulatif.

"Masih ada rentang waktu Pilpres 2014 dan penyebutan nama capres dan cawapres itu bersifat spekulatif," kata dia.

Mantan pemimpin Komando Pasukan Khusus itu belum dapat menerangkan secara detail tentang capres-cawapres dari Gerindra karena sistem penentuan ambang batas pengajuan presiden atau "presidential threshold" dianggapnya tidak menguntungkan beberapa partai peserta Pemilu 2014.

"Terdapat aturan `presidential threshold` bagi pengusung capres-cawapres. Setidaknya kami harus memiliki sedikitnya modal 20 persen suara nasional. Kami berpikir bahwa aturan itu tidak sesuai dengan UUD 1945. Akan tetapi, apa mau dikata aturannya sudah seperti itu," kata dia.

Baginya posisi akan sangat tidak menguntungkan apabila suara yang didapat partainya kecil atau dengan kata lain tidak memiliki nilai tawar yang tinggi.

Sebelumnya, pada Pemilu 2009, Partai Gerindra mencatatkan diri sebagai partai kedelapan perolehan terbanyak suara DPR RI atau sekitar 5 persen suara sah pemilu.

Meski begitu, Prabowo mengatakan bahwa pihaknya memiliki keyakinan yang kuat dapat meraup suara yang besar pada pemilu tahun depan agar dapat mengajukan capres atau cawapres dari partainya.
(A061/D007)

Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2024

Terkait

Begini cara tenangkan pikiran agar lebih mudah tidur pada malam hari

20 March 2024 14:55 Wib

Menko PMK sesalkan film 'Dirty Vote' dirilis saat masa tenang

14 February 2024 14:13 Wib

Bawaslu Kotim bersihkan APK di masa tenang

12 February 2024 17:57 Wib

Satpol PP Palangka Raya telah tertibkan ribuan APK di masa tenang pemilu

12 February 2024 17:10 Wib

Peserta pemilu diingatkan jangan kampanye di medsos selama masa tenang

12 February 2024 13:20 Wib
Terpopuler

Kalteng harus berani mencari pemimpin terbaik di Pilkada 2024

Kabar Daerah - 29 April 2024 15:52 Wib

Dokter Anak : Hindari pemberian paracetamol pada anak usai imunisasi

Lifestyle - 30 April 2024 17:43 Wib

Dortmund menang telak atas Augsburg

Olahraga - 05 May 2024 7:28 Wib

Diduga peras investor Rp10 M, Kejati Bali OTT Bendesa Adat Berawa

Kabar Daerah - 03 May 2024 15:22 Wib

Performa Sancho bawa Dortmund menang atas PSG di leg pertama

Olahraga - 02 May 2024 8:57 Wib