Mun`im Idris Meninggal Karena Komplikasi Diabetes-Jantung
Jumat, 27 September 2013 12:52 WIB
Ahli forensik, Mun'im Idris semasa hidupnya. (ANTARA FOTO/Ujang Zaelani), Istimewa
Jakarta (ANTARA
News) - Pakar Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Mun`im Idris
meninggal dunia, Jumat, akibat penyakit yang dideritanya, yakni
komplikasi diabetes, jantung koroner dan pankreas.
Berdasarkan data dari dokter yang menanganinya dr. Priyambodho Sp. An di Jakarta, Mun`im menderita diabetes selama 10 tahun, jantung koroner (coronary arterial disease) selama tiga tahun dan keganasan pankreas selama tiga hari.
Karena penyakit yang dideritanya, Mun`im dibawa ke instalasi gawat darurat pada Sabtu (7/9), kemudian dipindahkan ke ruang rawat di Gedung A dan selanjutnya dipindahkan ke Gedung ICU pada Selasa (24/9) karena sempat kritis setelan menjalani operasi.
"Namun, beliau menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (27/8) dini hari pada pukul 2.30 WIB di usianya yang menginjak 66 tahun, empat bulan dan dua hari," katanya.
Almarhum akan dimakamkan di pemakaman Menteng Pulo setelah dishalatkan di Masjid Arief Rahman Hakim Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat.
Di mata Kepolisian Negara Republik Ahli bedah forensik Mun`im Idris, Indonesia (Polri), merupakan sosok yang berjasa besar bagi bidang reserse dan kriminal kepolisian.
Berdasarkan data dari dokter yang menanganinya dr. Priyambodho Sp. An di Jakarta, Mun`im menderita diabetes selama 10 tahun, jantung koroner (coronary arterial disease) selama tiga tahun dan keganasan pankreas selama tiga hari.
Karena penyakit yang dideritanya, Mun`im dibawa ke instalasi gawat darurat pada Sabtu (7/9), kemudian dipindahkan ke ruang rawat di Gedung A dan selanjutnya dipindahkan ke Gedung ICU pada Selasa (24/9) karena sempat kritis setelan menjalani operasi.
"Namun, beliau menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (27/8) dini hari pada pukul 2.30 WIB di usianya yang menginjak 66 tahun, empat bulan dan dua hari," katanya.
Almarhum akan dimakamkan di pemakaman Menteng Pulo setelah dishalatkan di Masjid Arief Rahman Hakim Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat.
Di mata Kepolisian Negara Republik Ahli bedah forensik Mun`im Idris, Indonesia (Polri), merupakan sosok yang berjasa besar bagi bidang reserse dan kriminal kepolisian.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembelian tiket objek wisata Palangka Raya dengan QRIS percepat pemulihan ekonomi
19 November 2023 15:40 WIB, 2023
Berhasil kendalikan inflasi, Pemprov Sulbar terima hadiah Rp40 miliar
14 January 2023 11:57 WIB, 2023