Jakarta (ANTARA
News) - Nokia dan HTC sepakat menyelesaikan semua ligitasi paten yang
tertunda di antara mereka, dan memasuki perjanjian kolaborasi paten
serta teknologi.
HTC akan membayar kepada Nokia dan kolaborasi
akan melibatkan portfolio paten LTE HTC, yang selanjutnya memperkuat
penawaran lisensi Nokia, menurut Nokia dalam pernyataan di laman
resminya, Sabtu (Minggu WIB).
Kedua perusahaan juga akan
mengeksplor peluang-peluang kolaborasi teknologi masa depan, jelas
perusahaan Finlandia yang telah menjual bisnis handset dan layanannya
kepada Microsoft itu.
Kepala kekayaaan intelektual di Nokia, Paul
Melin, mengaku sangat lega telah mencapai penyelesaian dan kesepakatan
kolaborasi dengan HTC.
"Perjanjian ini memvalidasi paten Nokia
dan implementasi yang memungkinkan kita fokus pada peluang lisensi lebih
lanjut," katanya.
Sementara General Counsel HTC Grace Lei mengatakan bahwa Nokia mempunyai portfolio terbanyak dalam industri ini.
"Sebagai
pelopor industri dalam smartphone dengan portfolio paten kuat, HTC
senang mencapai kesepakatan ini, yang memungkinkan kita tetap fokus pada
inovasi bagi konsumen," kata Lei.
Nokia menegaskan bahwa kesepakatan-kesepakatan seluruhnya perjanjian itu bersifat rahasia.
Nokia Dan HTC Capai Kesepakatan Paten
Minggu, 9 Februari 2014 23:20 WIB
Nokia Dan HTC (Istimewa)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kalteng evaluasi 14 RKAB tambang zirkon, jaga iklim investasi dan tata ulang perizinan
14 February 2026 14:34 WIB
UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun
14 February 2026 11:44 WIB
Bupati Pulang Pisau lantik 87 pejabat perkuat birokrasi dan pelayanan perangkat daerah
13 February 2026 20:55 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Nothing Phone 4a ungkap bocoran kapasitas memori dan pilihan warna terbaru
13 February 2026 20:38 WIB