Paris (Antara Reuters) - Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga mencerahkan hari yang gelap di Paris dengan kemenangan atas Tomas Berdych untuk mencapai perempat final Prancis Terbuka pada Minggu, namun upaya Maria Sharapova mempertahankan gelar harus tertunda karena hujan.  

Roger Federer, juara kategori putra pada 2009, merupakan petenis lain yang harus menunggu karena cuaca dan meski petenis Swiss ini masuk lapangan, ia tidak dapat menuntaskan permainannya setelah bermain imbang melawan Gael Monfils.

Setelah laju favorit tuan rumah Alize Cornet terhenti akibat kekalahan 2-6, 6-7 (9) dari unggulan ke-19 asal Ukraina Elina Svitolina pada pertandingan yang tertunda selama tiga jam karena hujan, mata para penggemar tuan rumah tertuju pada Tsonga di Lapangan Philippe Chatrier.

Semua terlihat berjalan lancar ketika sang favorit lokal unggul dua set atas unggulan keempat asal Ceko Berdych, yang terlihat tidak senang dengan gangguan gerimis, namun ketika ia melakukan serve untuk menutup pertandingan pada kedudukan 5-4 di set ketiga, berbagai kesulitan terlihat akan mengganggu peluangnya.

Berdych mampu memenangi set ketiga melalui tiebreak dan, ketika publik Prancis yang menggunakan payung beraneka warna nyaris membisu, petenis Ceko itu melakukan break menjelang set keempat dan terlihat akan meraih kemenangan.

Bagaimanapun, permainan Tsonga kembali membaik dan dengan pukulan-pukulan kerasnya ia memenangi lima game berturut-turut untuk mengamankan kemenangan 6-3 6-2 6-7(5) 6-3.

Tsonga yang banyak diganggu cedera mengamankan kemenangan ketika Berdych melepaskan pukulan backhand yang terlalu keras, dan sang petenis Prancis berdansa untuk merayakan kemenangan sebelum memimpin koor "Ole" yang dilakukan para penonton.

Ini merupakan ketiga kalinya dalam sembilan pertemuan di mana Tsonga (30), unggulan ke-14, mampu menaklukkan Berdych dan hadiah yang didapatnya adalah pertandingan perempat final melawan petenis Jepang Kei Nishikori.

Nishikori belum memukul bola sejak ia meraih kemenangan atas petenis Brazil Thomaz Bellucci pada Rabu, setelah lawannya di putaran ketiga Benjamin Becker asal Jerman mengundurkan diri karena cedera.

Bagaimanapun, jika ada karat, ia dengan cepat menghapusnya untuk menaklukkan petenis Rusia Teymuraz Gabashvili dengan skor 6-3 6-4 6-2, dan mencapai perempat final di Roland Garros untuk pertama kalinya.

Ia juga menjadi petenis putra Jepang pertama yang mampu melaju sejauh ini di Prancis Terbuka selama lebih dari 80 tahun, dan kelihatannya lajunya masih belum akan terhenti.

"Saya pikir perempat final adalah tujuan pertama untuk pekan ini," kata runner up AS Terbuka 2014 itu. "Saya harap ini adalah awal bagi perjalanan saya, dan saya berharap saya dapat terus melaju."
Unggulan keempat Stan Wawrinka memaksimalkan waktu yang hilang saat ia menaklukkan petenis Prancis Gilles Simon dengan skor 6-1 6-4 6-2, untuk bertemu sesama petenis Swiss Federer atau Monfils di delapan besar.



Pertandingan-pertandingan yang ditunda
Dua dari agenda pertandingan putaran keempat kategori putri harus ditunda -- pertandingan Sharapova melawan unggulan ke-13 asal Ceko Lucie Safarova dan pertemuan petenis Italia Flavia Pennetta dengan Garbine Muguruza asal Spanyol.

Kedua pertandingan itu akan digeser ke Senin, ketika cuaca di ibukota Prancis diharapkan sudah lebih baik.

Penampilan perdana petenis peringkat satu Prancis Cornet di 16 besar pada Grand Slam yang dimainkan di kandang sendiri dibuka dengan awal yang buruk, di mana ia tertinggal 0-5 dari Svitolina pada set pertama sebelum turun hujan.

Ia berjuang keras setelah itu namun lawannya unggul terlalu jauh. Meski Cornet mengamankan lima match point dan membawa set kedua menuju tiebreak, ia tidak mampu meneruskan lajunya.
   
Harapan tuan rumah itu kemudian marah setelah terdapat "call" terhadap break point-nya pada kedudukan 5-5 di set kedua -- wasit turun dari kursinya untuk mengkonfirmasi klaim Svitolina bahwa pukulan Cornet jatuh di luar area permainan.

"Itu adalah skandal," kata Cornet pada konferensi pers. "Itu memalukan. Saya tidak tahu bagaimana itu dapat terlihat lurus di mata saya dan mengatakan bahwa bolanya keluar."

Svitolina selanjutnya akan menghadapi mantan juara dan petenis peringkat satu dunia Ana Ivanovic setelah unggulan ketujuh asal Serbia itu mengalahkan petenis Rusia Ekaterina Makarova dengan skor 7-5, 3-6, 6-1.

Ivanovic akan tampil di perempat final di Roland Garros untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2008.