Aburizal-Agung Diminta Stop Pimpin Partai Golkar
Senin, 7 Desember 2015 13:20 WIB
Dokumentasi Wakil Presiden, Jusuf Kalla, saat menyampaikan sambutannya dalam perayaan HUT ke-51 Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (26/11). Dia termasuk senior di Partai Golkar. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta (ANTARA News) - Organisasi Kemasyarakatan pendiri Partai Golkar Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mengimbau Aburizal Bakrie dan Agung berhenti memimpin partai Pohon Beringin itu, dan memberikan kesempatan kepemimpinan kepada generasi muda.
"Sebaiknya tidak usah maju lagi kedua-duanya. Banyak tokoh muda yang kompeten, misalnya, di antaranya Mahyudin (wakil ketua MPR dari Partai Golkar)," kata Wakil Sekjen MKGR, Big Solon Sihombing, di sela acara Rapat Majelis Pertimbangan Organisasi MKGR, di Jakarta, Senin.
Solon menyatakan MKGR adalah ormas independen yang tidak berafiliasi kepada Partai Golkar atau partai manapun. Namun, sebagai ormas pendiri partai Pohon Beringin, MKGR turut mencermati dan menaruh harapan agar Partai Golkar bisa kembali berjaya di masa mendatang.
"Kami independen, namun kami mencermati Golkar. Kami berharap Golkar bisa menyelesaikan dengan baik persoalan internalnya," jelas mantan kader Golkar era kepemimpinan Sudharmono itu.
MKGR menginginkan Partai Golkar segera bangkit dengan membawa perubahan di segala lini. Sebab, gejolak yang terjadi dalam Partai Golkar turut mempengaruhi stabilitas keamanan.
Sebelumnya poros muda Partai Golkar juga telah membuka wacana agar Aburizal dan Laksono tidak kembali maju menjadi ketua umum dalam Munas Partai Golkar berikutnya. Namun, penyelenggaraan munas sendiri masih belum bisa disepakati kedua belah pihak.
"Sebaiknya tidak usah maju lagi kedua-duanya. Banyak tokoh muda yang kompeten, misalnya, di antaranya Mahyudin (wakil ketua MPR dari Partai Golkar)," kata Wakil Sekjen MKGR, Big Solon Sihombing, di sela acara Rapat Majelis Pertimbangan Organisasi MKGR, di Jakarta, Senin.
Solon menyatakan MKGR adalah ormas independen yang tidak berafiliasi kepada Partai Golkar atau partai manapun. Namun, sebagai ormas pendiri partai Pohon Beringin, MKGR turut mencermati dan menaruh harapan agar Partai Golkar bisa kembali berjaya di masa mendatang.
"Kami independen, namun kami mencermati Golkar. Kami berharap Golkar bisa menyelesaikan dengan baik persoalan internalnya," jelas mantan kader Golkar era kepemimpinan Sudharmono itu.
MKGR menginginkan Partai Golkar segera bangkit dengan membawa perubahan di segala lini. Sebab, gejolak yang terjadi dalam Partai Golkar turut mempengaruhi stabilitas keamanan.
Sebelumnya poros muda Partai Golkar juga telah membuka wacana agar Aburizal dan Laksono tidak kembali maju menjadi ketua umum dalam Munas Partai Golkar berikutnya. Namun, penyelenggaraan munas sendiri masih belum bisa disepakati kedua belah pihak.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diduga terlibat manipulasi pajak, eks Dirjen Pajak jalani pemeriksaan Kejagung
26 November 2025 14:43 WIB
Upaya hukum gagal, eks pejabat MA Zarof Ricar tetap jalani 18 tahun penjara
14 November 2025 15:55 WIB
Kejagung bongkar kasus mineral, 42.000 Ton diduga milik petinggi smelter Tamron
02 October 2025 20:50 WIB