Sampit (Antara Kalteng) - Sejumlah toko yang menjual pernik-pernik Imlek di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ramai didatangi pembeli sehingga omzet meningkat.
"Pernik paling banyak dibeli adalah lampion dan angpao (amplop khas Imlek). Penjualan meningkat. Sehari bisa sampai Rp2 juta. Kalau hari biasa jauh di bawah itu," kata Gustiana seorang pedang pernik di Jalan HM Arsyad Sampit, Kamis.
Peningkatan penjualan pernak-pernik Imlek terjadi dalam sepekan ini. Pembeli tidak hanya warga Sampit, juga ada yang berasal dari kecamatan dan kabupaten tetangga.
Lazimnya di daerah lain, warga keturunan Tionghoa di Kotawaringin Timur juga antusias menyambut datangnya Imlek. Mereka menghias rumah dan tempat ibadah untuk menyambut tahun baru Imlek 2.568.
Peningkatan omzet ini rutin terjadi menjelang Imlek. Tidak terkecuali menjelang tahun baru yang tahun ini merupakan shio tahun Ayam Api.
Gustiana mengaku mendatangkan pernak-pernik Imlek dari Jakarta, Surabaya dan Pontianak. Penjualan menunjukkan peningkatan yang menggembirakan.
"Rezeki musiman setahun sekali saat Imlek. Lumayan juga karena suasana seperti ini membuat Imlek terasa makin meriah," katanya.
Sementara itu, suasana Imlek mulai terlihat di Sampit. Selain hiasan di rumah warga-warga keturunan Tionghoa, sejumlah pusat perbelanjaan dan mal juga menghiasi tempat mereka dengan pernak-pernik Imlek, seperti lampion dan lampu hias.
Penjualan Pernik Imlek di Sampit Meningkat
Jumat, 27 Januari 2017 11:14 WIB
Pernak-pernik menjelang hari Imlek. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Pewarta : Norjani
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kotawaringin Timur
Lihat Juga
Kolaborasi Pemkab Kotim dan Kodim 1015/Sampit bangun wilayah 3T lewat TMMD ke-127
10 February 2026 21:20 WIB
ASN Kotim dibekali keterampilan usaha antisipasi kesulitan keuangan saat pensiun
10 February 2026 14:16 WIB