Dinkes Sosialisaikan Bahaya Penyakit Akibat Rokok
Rabu, 1 Maret 2017 11:36 WIB
Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Patriani Gunawan. (FOTO ANTARA Kalteng/Rendhik Andika)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyosialisasikan bahaya penyakit tidak menular akibat merokok kepada para kader Puskesmas dan pos pembinaan terpadu di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini.
"Sosialisasi dan diskusi ini dilaksanakan dalam acara Pembinaan Konseling Unit Berhenti Mekokok (UM)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota, Partiani Gunawan di Palangka Raya, Selasa.
Dia menambahkan, bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut ialah salah satu konselor dari Dinas Kesehatan "Kota Cantik" ini.
Mantan Kepala Bidang PMK, Dinkes Palangka Raya ini menerangkan, kegiatan ini bertujuan semakin meningkatkan wawasan dan pemahaman para kader Puskesmas dan Posbindu terkait ancaman dan bahaya penyakit tidak menular yang disebabkan asap rokok.
"Apalagi saat ini `trend` penyakit mematikan berganti dari penyakit menular kepada penyakit tidak menular yang diantaranya disebabkan karena menghirup asap rokok," katanya.
Dia menerangkan, penyakit tak menular akibat asap rokok ini seperti diabetes metilus, kanker, serangan jantung dan penyakit paru obstruktif kronis.
"Untuk itu, usai kegiatan, para kader ini diharapkan terus mentransfer pengetahuannya kepada masyarakat yang berimplikasi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok," katanya.
Hingga akhirnya, bermuara pada berkurangnya jumlah perokok di seluruh kelangan masyarakat. Apalagi menurut dia, budaya merokok merupakan jalan utama menuju penggunaan narkoba.
"Kita juga berharap seluruh instansi pemerintah terutama yang terkait langsung dengan proses pelayanan menyediakan ruangan khusus merokok sehingga masyarakat bukan perokok bisa memperoleh haknya dalam menikmati udara bebas asap rokok," katanya.
"Sosialisasi dan diskusi ini dilaksanakan dalam acara Pembinaan Konseling Unit Berhenti Mekokok (UM)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota, Partiani Gunawan di Palangka Raya, Selasa.
Dia menambahkan, bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut ialah salah satu konselor dari Dinas Kesehatan "Kota Cantik" ini.
Mantan Kepala Bidang PMK, Dinkes Palangka Raya ini menerangkan, kegiatan ini bertujuan semakin meningkatkan wawasan dan pemahaman para kader Puskesmas dan Posbindu terkait ancaman dan bahaya penyakit tidak menular yang disebabkan asap rokok.
"Apalagi saat ini `trend` penyakit mematikan berganti dari penyakit menular kepada penyakit tidak menular yang diantaranya disebabkan karena menghirup asap rokok," katanya.
Dia menerangkan, penyakit tak menular akibat asap rokok ini seperti diabetes metilus, kanker, serangan jantung dan penyakit paru obstruktif kronis.
"Untuk itu, usai kegiatan, para kader ini diharapkan terus mentransfer pengetahuannya kepada masyarakat yang berimplikasi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok," katanya.
Hingga akhirnya, bermuara pada berkurangnya jumlah perokok di seluruh kelangan masyarakat. Apalagi menurut dia, budaya merokok merupakan jalan utama menuju penggunaan narkoba.
"Kita juga berharap seluruh instansi pemerintah terutama yang terkait langsung dengan proses pelayanan menyediakan ruangan khusus merokok sehingga masyarakat bukan perokok bisa memperoleh haknya dalam menikmati udara bebas asap rokok," katanya.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kanwil Kemenkum Kalteng dekatkan layanan hukum pada masyarakat lewat Kalteng Expo 2026
18 May 2026 20:11 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Kanwil Kemenkum Kalteng dekatkan layanan hukum pada masyarakat lewat Kalteng Expo 2026
18 May 2026 20:11 WIB