Logo Header Antaranews Kalteng

PLN nyalakan harapan anak yatim di Palangka Raya

Senin, 18 Mei 2026 12:43 WIB
Image Print
Gerakan sosial pegawai PLN di Palangka Raya. (ANTARA/HO-PLN)
kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui listrik yang mengalir, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa

Palangka Raya (ANTARA) - Gerakan sederhana dari lingkungan kerja PLN UIP Kalimantan Bagian Barat menghadirkan makna lebih dalam tentang pendidikan yang bukan hanya soal sekolah, tetapi juga tentang kepedulian untuk membuka harapan.

Dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Senin, melalui inisiatif Pojok Peduli para pegawai PLN sukarela mengumpulkan buku bacaan, pakaian layak pakai, hingga mainan edukatif untuk disalurkan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Palangka Raya.

"Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Anak Mesjid Palangka Raya sebagai upaya mendukung tumbuhnya generasi yang lebih percaya diri dalam meraih masa depan," terang Manager UPP KLB 3, Muhamad Indra Firdaus.

Gerakan ini dilakukan masih dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026. Bagi PLN, langkah ini bukan sekadar kegiatan sosial, lantaran di balik setiap buku yang dibagikan, tersimpan keyakinan akses terhadap pengetahuan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan.

Sementara di balik setiap bantuan yang diberikan, ada upaya menghadirkan rasa percaya diri bagi anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan.

Dia menegaskan momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting, pembangunan manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur.

“Kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui listrik yang mengalir, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Bagi para penerima manfaat, perhatian tersebut menghadirkan makna lebih dari sekadar bantuan. Perwakilan yayasan Jepri Efendi menyampaikan, dukungan seperti ini menjadi suntikan semangat bagi anak-anak.

“Bantuan ini bukan hanya membantu kebutuhan mereka, tetapi juga memberi motivasi agar anak-anak tetap semangat belajar dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Baca juga: Siapkan penanggulangan karhutla, Medco dan PLN latihan gabungan tanggap darurat

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat Susilo menegaskan peran perusahaan dalam pembangunan nasional tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah fondasi kemajuan bangsa. Melalui program sosial seperti ini, PLN berkomitmen untuk ikut mengambil peran dalam membangun generasi yang tangguh dan berdaya saing,” ungkapnya.

Inisiatif ini menjadi pengingat pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar. Dari sudut kecil bernama Pojok Peduli, lahir gerakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dan menguatkan nilai kebersamaan, memperluas akses, dan menghadirkan harapan baru.

Di Hari Pendidikan Nasional, pesan itu terasa semakin relevan: masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh seberapa terang listrik yang menyala, tetapi juga oleh seberapa besar kepedulian yang tumbuh di dalamnya.

Baca juga: PLN UID Kalselteng serahkan dua ambulan untuk Kalimantan Tengah

Baca juga: PLN gelar GAES PDKB perkuat keandalan listrik jelang peralihan musim

Baca juga: 4.716 pelanggan PLN Kalselteng nikmati promo tambah daya power up real



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026