Logo Header Antaranews Kalteng

PLN UIP KLB bantu wujudkan kemandirian pemuda desa di Kotawaringin Barat

Senin, 18 Mei 2026 13:12 WIB
Image Print
PLN UIP KLB melalui PLN UPP KLB 3 menggelar pelatihan sertifikasi dan bantuan usaha welding bagi masyarakat Desa Purbasari, Kotawaringin Barat. (ANTARA/HO-PLN)
...masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan dan sertifikasi, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar...

Palangka Raya (ANTARA) - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat (UPP KLB) 3 menggelar pelatihan sertifikasi dan bantuan usaha welding bagi masyarakat Desa Purbasari, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN sekaligus merespons kondisi dunia kerja saat ini yang memerlukan tenaga kerja terampil.

Manager UPP Kalbagbar 3 Muhamad Indra Firdaus di Palangka Raya, Senin, menyampaikan program TJSL ini tak hanya berfokus pada pelatihan tetapi juga menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin program ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tuturnya.

Hingga pada akhirnya masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan dan sertifikasi, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan dan sertifikasi, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar.

General Manager PLN UIP KLB Susilo menegaskan PLN terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga ingin tumbuh bersama masyarakat melalui program-program pemberdayaan berkelanjutan.

"Kami berharap pelatihan ini dapat membuka peluang kerja, mendorong kemandirian usaha, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Melalui Program Pelatihan Sertifikasi dan Bantuan Usaha Welding ini, PLN UIP KLB berharap dapat menciptakan sumber daya manusia lebih kompeten, produktif dan mampu bersaing, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kotawaringin Barat.

Baca juga: PLN UIP KLB pastikan personel sigap dan tanggap kebakaran

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Kotawaringin Barat, resmi dibuka melalui kegiatan pembekalan peserta yang diikuti oleh 10 pemuda desa sebagai peserta pelatihan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kompetensi masyarakat lokal sekaligus mendorong lahirnya peluang usaha mandiri di bidang pengelasan.

Selama 10 hari, para peserta akan mengikuti pelatihan intensif terkait teknik dasar dan praktik welding sesuai standar kompetensi kerja.

Setelah pelatihan selesai, peserta mengikuti uji sertifikasi selama dua hari untuk memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

Tidak hanya memberikan pelatihan dan sertifikasi, PLN juga menghadirkan bantuan usaha berupa pembangunan lokakarya tempat usaha, pengurusan badan usaha, hingga bantuan peralatan kerja welding guna mendukung keberlanjutan usaha peserta setelah program selesai.

Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan layanan welding untuk kebutuhan domestik maupun industri ringan di wilayah Kotawaringin Barat, seperti pembuatan kanopi, pagar, tralis, hingga pekerjaan pengelasan konstruksi industri.

Kepala Desa Purbasari Edi Mudianto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TJSL PLN yang dinilai memberikan peluang besar bagi masyarakat desa, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha.

“Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pemuda desa untuk memiliki keterampilan dan usaha mandiri yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kotawaringin Barat Adhy Niken menyampaikan pelatihan berbasis kompetensi menjadi langkah penting dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing dan standar kemampuan kerja diakui.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga pengakuan kompetensi melalui sertifikasi BNSP," tutupnya.

Baca juga: PLN nyalakan harapan anak yatim di Palangka Raya

Baca juga: Siapkan penanggulangan karhutla, Medco dan PLN latihan gabungan tanggap darurat

Baca juga: PLN UID Kalselteng serahkan dua ambulan untuk Kalimantan Tengah



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026