Korem 102/Pjg Bantu Polisi Cari Pelaku Pembakar Sekolah
Selasa, 8 Agustus 2017 15:43 WIB
Korem 102 Panju Panjung di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (korem102.wordpress.com)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Komando Resor Militer (Korem) 102 Panju Panjung membentuk empat tim untuk membantu pihak Polda Kalimantan Tengah dalam mengungkap kasus pembakaran delapan sekolah dasar secara beruntun bulan lalu di Palangka Raya.
"Guna membantu mengungkap peristiwa kebakaran delapan sekolah pada bulan lalu, kami sudah membentuk empat tim untuk mencari informasi siapa aktor dibalik pembakaran sekolah dasar dengan cara disengaja tersebut," kata Dandrem 102/Pjg Kolonel Arm M. Naudi Nurdika di Palangka Raya, Selasa.
Empat tim yang dibentuknya itu bertugas baik dengan cara terbuka maupun tertutup. Terbuka dan tertutup itu seperti memfungsikan intel mereka, namun yang intensif selalu dilihat adalah personel TNI yang gencar melakukan patroli di beberapa titik sekolah yang tidak terbakar.
"Siapa tahu dengan cara kita pelaku pembakar sekolah selain beberapa orang tersangka yang sudah diamankan itu, bisa kita tangkap," katanya.
Selain menyebarkan anggotanya, Naudi mengaku akan terus selalu memberikan masukan kepada pihak kepolisian yang selama ini sudah benar-benar profesional menangani kasus pembakaran sekolah ini.
Kendati otak pelaku yang sebenarnya belum bisa ditangkap oleh pihak aparat. Pada intinya pihaknya juga tidak ingin membiarkan para oknum pelaku membuat kekacauan di daerah yang selama ini sudah kondusif.
"Kita jaga kondusifitas ini bersama-sama, jangan sampai mudah diganggu yang memiliki kepentingan pribadi. Sebagai aparat negara kita wajib menjaga keutuhan suatu bangsa dan daerah kita agar terhindar dari hal-hal yang dapat memecah belah keharmonisasian kita selama ini dengan berbagai intrik baik sara dan radikalisme sekalipun," demikian Naudi.
"Guna membantu mengungkap peristiwa kebakaran delapan sekolah pada bulan lalu, kami sudah membentuk empat tim untuk mencari informasi siapa aktor dibalik pembakaran sekolah dasar dengan cara disengaja tersebut," kata Dandrem 102/Pjg Kolonel Arm M. Naudi Nurdika di Palangka Raya, Selasa.
Empat tim yang dibentuknya itu bertugas baik dengan cara terbuka maupun tertutup. Terbuka dan tertutup itu seperti memfungsikan intel mereka, namun yang intensif selalu dilihat adalah personel TNI yang gencar melakukan patroli di beberapa titik sekolah yang tidak terbakar.
"Siapa tahu dengan cara kita pelaku pembakar sekolah selain beberapa orang tersangka yang sudah diamankan itu, bisa kita tangkap," katanya.
Selain menyebarkan anggotanya, Naudi mengaku akan terus selalu memberikan masukan kepada pihak kepolisian yang selama ini sudah benar-benar profesional menangani kasus pembakaran sekolah ini.
Kendati otak pelaku yang sebenarnya belum bisa ditangkap oleh pihak aparat. Pada intinya pihaknya juga tidak ingin membiarkan para oknum pelaku membuat kekacauan di daerah yang selama ini sudah kondusif.
"Kita jaga kondusifitas ini bersama-sama, jangan sampai mudah diganggu yang memiliki kepentingan pribadi. Sebagai aparat negara kita wajib menjaga keutuhan suatu bangsa dan daerah kita agar terhindar dari hal-hal yang dapat memecah belah keharmonisasian kita selama ini dengan berbagai intrik baik sara dan radikalisme sekalipun," demikian Naudi.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungi Barut, Danrem Wimoko ajak sukseskan program ketahanan pangan
12 February 2025 17:25 WIB, 2025
Pemprov harapkan dukungan Korem 102/Panju Panjung sukseskan pembangunan di Kalteng
29 December 2024 9:49 WIB, 2024
Korem 10/Pjg bantah anggotanya terlibat jual beli mobil hasil curian
20 December 2024 19:51 WIB, 2024
PLN UID Kalselteng-Polda Kalteng dan Korem 102/Panju Panjung tingkatkan sinergi sukseskan pilkada
04 October 2024 12:17 WIB, 2024
Petenis junior lintas provinsi adu kemampuan dalam Turnamen Piala Panglima TNI
23 September 2024 15:26 WIB, 2024
Danrem 102/Panju Panjung ingatkan anggotanya jangan terlibat politik praktis
21 November 2023 16:58 WIB, 2023