Nah! Pemilik "Wedding Organizer" Tipu Calon Pengantin
Jumat, 22 September 2017 17:23 WIB
Ilustrasi - Undangan pernikahan. (ANTARA News/ Nanien Yuniar)
Jambi (Antara Kalteng) - Anggota Polresta Jambi, buru pemilik Wedding Organizer (WO) atau jasa khusus membantu calon pengantin dan keluarga dalam perencanaan pernikahan, bernama Sidik, yang kabur membawa uang ratusan juta rupiah milik para korban di Kota Jambi.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe, di Jambi Jumat, kepada sejumlah wartawan, mengatakan, tim Satreskrim saat ini sedang melakukan pengejaran atau memburu pemilik WO RPS Manajemen yang telah menipu puluhan calon pengantin di Jambi.
"Tim saat ini sedang mengejar pelaku dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik yang melarikan diri sejak kasusnya diungkap para media di Jambi," kata Fauzi
Dalam kasus ini, modus pelaku menawarkan kepada konsumen melalui sosial media seperti instagram dengan iming-iming promo biaya pernikahan menggunakan saja WO RPS Manajemen dengan biaya murah dan dijanjikan sesuatu kepada korbannya. Korban hanya diminta membayar uang muka saja, dan setelah pelaksanaan nanti baru melunasi biayanya. Sampai saat ini sudah banyak calon pengantin di Jambi yang memesan jasa WO pelaku.
Ada puluhan korban calon pengantin di Jambi yang sudah memesan dan akan memakai jasa wedding organizer tersebut. Namun saat waktunya, pelaku Sidik melarikan diri membawa kabur ratusan juta rupiah uang korban.
"Untuk sementara ini ada sekitar 20 korban diantaranya ada tiga orang pasangan calon pengantin yang melaporkan kasus tersebut ke polisi dan uang dari korban yang dilarikan pelaku Sidik mencapai Rp450 juta," kata Fauzi Dalimunthe.
Polisi sudah menyita Barang Bukti (BB) dari tempat WO RPS Manajemen tersebut berupa satu unit laptop dan satu unit komputer, serta akan memeriksa saksi-saksi dari karyawannya.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe, di Jambi Jumat, kepada sejumlah wartawan, mengatakan, tim Satreskrim saat ini sedang melakukan pengejaran atau memburu pemilik WO RPS Manajemen yang telah menipu puluhan calon pengantin di Jambi.
"Tim saat ini sedang mengejar pelaku dan identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan terhadap Sidik yang melarikan diri sejak kasusnya diungkap para media di Jambi," kata Fauzi
Dalam kasus ini, modus pelaku menawarkan kepada konsumen melalui sosial media seperti instagram dengan iming-iming promo biaya pernikahan menggunakan saja WO RPS Manajemen dengan biaya murah dan dijanjikan sesuatu kepada korbannya. Korban hanya diminta membayar uang muka saja, dan setelah pelaksanaan nanti baru melunasi biayanya. Sampai saat ini sudah banyak calon pengantin di Jambi yang memesan jasa WO pelaku.
Ada puluhan korban calon pengantin di Jambi yang sudah memesan dan akan memakai jasa wedding organizer tersebut. Namun saat waktunya, pelaku Sidik melarikan diri membawa kabur ratusan juta rupiah uang korban.
"Untuk sementara ini ada sekitar 20 korban diantaranya ada tiga orang pasangan calon pengantin yang melaporkan kasus tersebut ke polisi dan uang dari korban yang dilarikan pelaku Sidik mencapai Rp450 juta," kata Fauzi Dalimunthe.
Polisi sudah menyita Barang Bukti (BB) dari tempat WO RPS Manajemen tersebut berupa satu unit laptop dan satu unit komputer, serta akan memeriksa saksi-saksi dari karyawannya.
Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk gelar acara virtual berkelas di masa normal baru
10 July 2020 12:18 WIB, 2020
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Prabowo klaim efisiensi Rp308 triliun, dialihkan untuk dukung program produktif
14 February 2026 0:05 WIB
Dekat pusat ibadah, Danantara siap perluasan investasi lahan kampung haji
13 February 2026 23:57 WIB