Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk gelar acara virtual berkelas di masa normal baru

id acara virtual berkelas ,Groovy Event Organizer,Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk gelar acara virtual berkelas di masa normal baru,groovyeo

Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk gelar acara virtual berkelas di masa normal baru

CEO GroovyEO Ferdinand Ryan, memaparkan materi dapat ditampilkan bersamaan, seperti sebuah event offline, Rabu (8/7/2020). (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Bagi Anda dan rekan-rekan yang berencana menggelar acara secara virtual berkelas dibantu pihak event organizer pada masa normal baru, sebaiknya perlu merogoh kocek seberapa dalam?

Salah satu pihak penyedia jasa manajemen acara, Groovy Event Organizer menawarkan dua paket dasar yang dimulai dari harga Rp20 jutaan.

Biaya ini mencakup pemasangan layar hijau, desain panggung virtual dan animasi pengantar, peralatan audio video, PC dan laptop berspesifikasi tinggi, pembawa acara atau moderator profesional, manajemen undangan, serta penyusunan rundown acara.

Pihak Groovy yang meluncurkan layanan konsep virtual event ini pada 8 Juli 2020 lalu mengungkapkan fitur terbaru virtual event yang dapat memberikan pengalaman audio visual yang diklaim berkelas, dibanding jenis event online lain seperti webinar atau live streaming.

Baca juga: 'Showroom' virtual KIA diperluas ke beberapa negara

Salah satu fitur unggulannya, penggunaan panggung virtual 3D (tiga dimensi) yang dapat didesain sesuai dengan brand atau tema acara yang diinginkan.

“Tujuan utama konsep ini adalah membawa sebanyak-banyaknya pengalaman event offline melalui teknologi online, termasuk ketika para undangan bisa dress up, tampil di atas panggung virtual, dan melakukan pertemuan langsung interaksi dua arah dengan moderator atau panelis di studio," ujar CEO Groovy Group, Ferdinand Ryan Eka Prasetyo dala siaran persnya, ditulis Kamis.

Dia berpendapat, acara virtual akan semakin diminati banyak perusahaan maupun juga individu guna menyelenggarakan keperluan mereka. Salah satunya alasannya, sebagai cara beradaptasi menghadapi situasi pendemi COVID-19 sekaligus menjadi solusi agar kebutuhan klien terpenuhi dan industri event terus berjalan.

“Saya melihat masa depan online event sangat baik, karena setiap brand dapat menyelenggarakan acara dalam format virtual dengan tidak mengurangi esensi utama kegiatan mereka. Selain itu peserta event dapat mengikuti kegiatan dimanapun mereka berada," demikian kata Ferdinand.

Baca juga: Blibli luncurkan pengalaman 'virtual tour'

Baca juga: Berikut cara hemat baterai ponsel saat silaturahmi virtual

Baca juga: Aplikasi ini luncurkan lomba lari secara virtual

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar