Durasi tidur yang picu penyakit jantung
Rabu, 5 Desember 2018 15:08 WIB
Ilustrasi (Alodokter)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Studi terbaru mengungkapkan orang yang tidur delapan jam atau lebih, bisa terkena penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah ke otak, dilansir Sky News, Rabu.
Studi itu mengamati 116.000 orang berusia antara 35 dan 70 di 21 negara.
Delapan tahun kemudian, studi menemukan 4.381 kematian dan 4.365 kasus "penyakit jantung".
Partisipan studi yang tidur total delapan hingga sembilan jam sehari memiliki risiko 5 persen lebih besar menderita jantung daripada mereka yang tidur enam hingga delapan jam.
Bahaya itu naik ke risiko 17 persen lebih tinggi bagi mereka yang tidur antara sembilan dan 10 jam sehari.
Sementara mereka yang tidur lebih dari 10 jam sehari memiliki 41 persen peningkatan risiko penyakit kardiovaskular atau kematian.
Tim internasional menulis dalam European Heart Journal: "Tidur sangat penting untuk kesehatan manusia, dan orang menghabiskan sekitar sepertiga dari jam tidur mereka. Hal ini semakin dianggap sebagai perilaku gaya hidup yang penting yang dapat mempengaruhi penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian.
Co-author Profesor Salim Yusuf dari McMaster University, Ontario, Kanada, mengatakan: "Masyarakat umum harus memastikan bahwa mereka mendapatkan sekitar enam sampai delapan jam tidur sehari.
"Di sisi lain, jika Anda tidur terlalu sering, katakanlah lebih dari sembilan jam sehari, maka Anda mungkin ingin mengunjungi dokter untuk memeriksa kesehatan Anda secara keseluruhan.
Studi itu mengamati 116.000 orang berusia antara 35 dan 70 di 21 negara.
Delapan tahun kemudian, studi menemukan 4.381 kematian dan 4.365 kasus "penyakit jantung".
Partisipan studi yang tidur total delapan hingga sembilan jam sehari memiliki risiko 5 persen lebih besar menderita jantung daripada mereka yang tidur enam hingga delapan jam.
Bahaya itu naik ke risiko 17 persen lebih tinggi bagi mereka yang tidur antara sembilan dan 10 jam sehari.
Sementara mereka yang tidur lebih dari 10 jam sehari memiliki 41 persen peningkatan risiko penyakit kardiovaskular atau kematian.
Tim internasional menulis dalam European Heart Journal: "Tidur sangat penting untuk kesehatan manusia, dan orang menghabiskan sekitar sepertiga dari jam tidur mereka. Hal ini semakin dianggap sebagai perilaku gaya hidup yang penting yang dapat mempengaruhi penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian.
Co-author Profesor Salim Yusuf dari McMaster University, Ontario, Kanada, mengatakan: "Masyarakat umum harus memastikan bahwa mereka mendapatkan sekitar enam sampai delapan jam tidur sehari.
"Di sisi lain, jika Anda tidur terlalu sering, katakanlah lebih dari sembilan jam sehari, maka Anda mungkin ingin mengunjungi dokter untuk memeriksa kesehatan Anda secara keseluruhan.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tidur siang sebaiknya dilakukan dengan durasi ideal agar siklus tidur malam tetap terjaga
05 April 2026 12:53 WIB
PLN catatkan kinerja operasional positif, durasi dan frekuensi gangguan listrik menurun
20 June 2025 11:08 WIB
Kontrak Erling Haaland di Manchester City pecahkan rekor dengan durasi 10 tahun
18 January 2025 15:43 WIB, 2025
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB