Aktivitas terlarang dan dianjurkan saat imlek
Rabu, 6 Februari 2019 12:29 WIB
Ilustrasi ang pao (Shutterstock/wong yu liang)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Tahun baru Imlek diharapkan membawa berkah, kemakmuran dan rezeki sepanjang tahun.
Agar keberuntungan tetap berada dalam genggaman, ada beberapa aktivitas terlarang, tetapi ada pula aktivitas yang dianjurkan saat Imlek.
Dilarang menyapu
Menyapu atau bersih-bersih saat Imlek tidak dianjurkan sama sekali. Selvie Anggrainy, warga Jakarta yang merayakan Imlek, mengatakan aktivitas harian itu dianggap bisa menyapu keberuntungan seseorang.
Dilarang potong rambut
Memotong rambut dianggap sama seperti menyapu, yakni bisa membuang keberuntungan. Jika memang ingin punya penampilan baru yang segar saat tahun baru Imlek, lakukanlah tiga hari atau setidaknya sepekan sebelum Imlek.
Serba merah
Pakailah busana bernuansa merah, atau setidaknya aksesoris berwarna merah saat berkumpul dengan keluarga tercinta. Ini juga berlaku saat malam imlek. Warna merah dipercaya bisa mengundang keberuntungan untuk masa mendatang.
Angpau
Berbagi angpau jadi tradisi yang tidak terlewatkan saat Imlek. Biasanya yang boleh memberikan angpau adalah mereka yang sudah menikah. Para lajang tak perlu ikut berbagi amplop, cukup menunggu giliran menerima angpau.
Namun para lajang yang sudah bekerja dianggap tidak perlu lagi diberi angpau, meski sebenarnya sah-sah saja bila memang diberi angpau.
Agar keberuntungan tetap berada dalam genggaman, ada beberapa aktivitas terlarang, tetapi ada pula aktivitas yang dianjurkan saat Imlek.
Dilarang menyapu
Menyapu atau bersih-bersih saat Imlek tidak dianjurkan sama sekali. Selvie Anggrainy, warga Jakarta yang merayakan Imlek, mengatakan aktivitas harian itu dianggap bisa menyapu keberuntungan seseorang.
Dilarang potong rambut
Memotong rambut dianggap sama seperti menyapu, yakni bisa membuang keberuntungan. Jika memang ingin punya penampilan baru yang segar saat tahun baru Imlek, lakukanlah tiga hari atau setidaknya sepekan sebelum Imlek.
Serba merah
Pakailah busana bernuansa merah, atau setidaknya aksesoris berwarna merah saat berkumpul dengan keluarga tercinta. Ini juga berlaku saat malam imlek. Warna merah dipercaya bisa mengundang keberuntungan untuk masa mendatang.
Angpau
Berbagi angpau jadi tradisi yang tidak terlewatkan saat Imlek. Biasanya yang boleh memberikan angpau adalah mereka yang sudah menikah. Para lajang tak perlu ikut berbagi amplop, cukup menunggu giliran menerima angpau.
Namun para lajang yang sudah bekerja dianggap tidak perlu lagi diberi angpau, meski sebenarnya sah-sah saja bila memang diberi angpau.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penjelasan Guru Besar UI terkait larangan jual bebas tramadol sebagai obat keras
11 March 2026 18:58 WIB
Pemkab Barut larang pelangsir BBM dan atur jadwal kendaran dinas di SPBU Perusda
14 January 2026 20:45 WIB
Dewan Perancang Busana Amerika umumkan larangan bulu binatang asli di 2026
11 December 2025 13:54 WIB
Larangan polisi duduki jabatan sipil, Yusril sebut jadi masukan penting Komisi Reformasi
13 November 2025 23:22 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Wamenekraf sebut sektor ekonomi kreatif buka ruang berkembang bagi perempuan
09 April 2026 12:16 WIB