Janji PUBG untuk mengganti kotak mirip Kabah pada game
Kamis, 28 Maret 2019 11:30 WIB
Game PUBG (ExtremeTech)
Jakarta (ANTARA) - Belum selesai wacana fatwa haram dari Majelis Ulama Indonesia, game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) kembali menjadi perbincangan warganet karena rancangan salah satu benda dalam permainan tersebut mirip Kabah.
PUBG sedang merayakan ulang tahun mereka dengan memberikan kompetisi di dalam game tersebut, antara lain menemukan Birthday Crate berisi hadiah. Warganet menilai Birthday Crate tersebut mirip dengan Kabah, simbol suci dalam agama Islam.
Melalui media sosia, mereka memprotes Birthday Crate PUBG karena untuk mendapatkan hadiah di dalam peti, mereka harus menembakinya hingga terbuka. Warganet berang karena mereka merasa seperti melihat Kabah ditembaki.
"Tolong perbaiki," begitu rata-rata komentar warganet tentang rancangan Birthday Crate mirip Kabah tersebut.
PUBG merespons permintaan tersebut pada Jumat (22/3) lalu. menyatakan mereka sudah memahami sumber masalah.
"Kami mengharagai umpan balik kalian tentang Birthday Crate dan kami minta maaf atas hal ini. Kami akan merancang ulang Birthday Crate dan segera merilisnya," kata akun resmi @PUBGMOBILE.
PUBG menjadi perbincangan hangat selama sepekan terakhir lantaran muncul wacana game ini akan dikategorikan sebagai haram oleh MUI karena memicu aksi kekerasan.
Beredar anggapan game ini menjadi pemicu aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru beberapa waktu lalu. MUI Jawa Barat pertama kali menggulirkan isu ini bahwa game ini dianggap memicu aksi kekerasan dan perlu dikaji.
MUI pada Selasa (26/3) menggelar pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, asosiasi eSports dan psikolog untuk mengkaji game yang mengandung unsur kekerasan, namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan fatwa.
Menurut MUI kajian untuk fatwa tentang game ini akan selesai dalam waktu satu bulan.
PUBG sedang merayakan ulang tahun mereka dengan memberikan kompetisi di dalam game tersebut, antara lain menemukan Birthday Crate berisi hadiah. Warganet menilai Birthday Crate tersebut mirip dengan Kabah, simbol suci dalam agama Islam.
Melalui media sosia, mereka memprotes Birthday Crate PUBG karena untuk mendapatkan hadiah di dalam peti, mereka harus menembakinya hingga terbuka. Warganet berang karena mereka merasa seperti melihat Kabah ditembaki.
"Tolong perbaiki," begitu rata-rata komentar warganet tentang rancangan Birthday Crate mirip Kabah tersebut.
PUBG merespons permintaan tersebut pada Jumat (22/3) lalu. menyatakan mereka sudah memahami sumber masalah.
"Kami mengharagai umpan balik kalian tentang Birthday Crate dan kami minta maaf atas hal ini. Kami akan merancang ulang Birthday Crate dan segera merilisnya," kata akun resmi @PUBGMOBILE.
PUBG menjadi perbincangan hangat selama sepekan terakhir lantaran muncul wacana game ini akan dikategorikan sebagai haram oleh MUI karena memicu aksi kekerasan.
Beredar anggapan game ini menjadi pemicu aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru beberapa waktu lalu. MUI Jawa Barat pertama kali menggulirkan isu ini bahwa game ini dianggap memicu aksi kekerasan dan perlu dikaji.
MUI pada Selasa (26/3) menggelar pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, asosiasi eSports dan psikolog untuk mengkaji game yang mengandung unsur kekerasan, namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan fatwa.
Menurut MUI kajian untuk fatwa tentang game ini akan selesai dalam waktu satu bulan.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mirip TikTok tapi berbasis AI, ini fitur unggulan aplikasi Sora dari OpenAI
01 October 2025 14:24 WIB
Mengenal fungsi lubang yang mirip untuk pengisian BBM pada Omoda 5E
08 December 2023 18:01 WIB, 2023
Piaggio dan Zongshen luncurkan motor baru GLR900 yang mirip Aprilia
24 November 2023 11:05 WIB, 2023