Bagaimana cara 'pelampiasan' stres yang sehat?
Minggu, 28 April 2019 13:47 WIB
Ilustrasi. Shutterstock.com
Jakarta (ANTARA) - Obesitas adalah salah satu faktor yang menambah risiko terkena penyakit jantung koroner. Hal ini dapat terjadi ketika makan menjadi pelampiasan saat pikiran dilanda rasa stres.
Konsultan nutrisi Jansen Ongko mengungkapkan rasa stres memicu perasaan ingin makan ini dan itu karena seseorang mencari sebuah kesenangan.
"Itu adalah pelarian, kebanyakan klien obesitas sebarnya tidak rakus, tapi ingin mencari pelampiasan," ujar Jansen di acara peluncuran Nestle Acticor, Jakarta, Minggu.
Cara pelampiasan stres dengan makan terlalu banyak ditambah dengan aktivitas fisik yang kurang membuat lemak di tubuh menumpuk.
Olahraga adalah cara melampiaskan rasa stres secara sehat. Menyantap makanan lezat dan berolahraga sama-sama menghasilkan hormon yang membuat hati terasa bahagia.
Ketika makan, hormon serotonin akan dilepaskan oleh tubuh. Efeknya memang membuat suasana hati jadi bahagia dan nyaman, tapi hanya sesaat.
"Yang dibutuhkan itu olahraga, efeknya berbeda sama habis makan karena hormonnya memang beda," kata pakar kesehatan dan kebugaran itu.
Setelah berolahraga, akan muncul hormon dopamin yang menciptakan perasaan nyaman dan membuat depresi berkurang.
Itulah mengapa, olahraga menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengelola stres.
Olahraga seperti apa yang disarankan untuk kalangan muda, termasuk orang berusia 30-an yang kini makin rentan terserang penyakit jantung?
"Olahraga apa saja yang Anda sukai, lakukan olahraga yang menyenangkan."
Olahraga yang ia sarankan meliputi olahraga aerobik seperti berenang, bersepeda, berlari hingga zumba, atau olahraga anaerobik seperti angkat beban, yoga dan pilates.
Konsultan nutrisi Jansen Ongko mengungkapkan rasa stres memicu perasaan ingin makan ini dan itu karena seseorang mencari sebuah kesenangan.
"Itu adalah pelarian, kebanyakan klien obesitas sebarnya tidak rakus, tapi ingin mencari pelampiasan," ujar Jansen di acara peluncuran Nestle Acticor, Jakarta, Minggu.
Cara pelampiasan stres dengan makan terlalu banyak ditambah dengan aktivitas fisik yang kurang membuat lemak di tubuh menumpuk.
Olahraga adalah cara melampiaskan rasa stres secara sehat. Menyantap makanan lezat dan berolahraga sama-sama menghasilkan hormon yang membuat hati terasa bahagia.
Ketika makan, hormon serotonin akan dilepaskan oleh tubuh. Efeknya memang membuat suasana hati jadi bahagia dan nyaman, tapi hanya sesaat.
"Yang dibutuhkan itu olahraga, efeknya berbeda sama habis makan karena hormonnya memang beda," kata pakar kesehatan dan kebugaran itu.
Setelah berolahraga, akan muncul hormon dopamin yang menciptakan perasaan nyaman dan membuat depresi berkurang.
Itulah mengapa, olahraga menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengelola stres.
Olahraga seperti apa yang disarankan untuk kalangan muda, termasuk orang berusia 30-an yang kini makin rentan terserang penyakit jantung?
"Olahraga apa saja yang Anda sukai, lakukan olahraga yang menyenangkan."
Olahraga yang ia sarankan meliputi olahraga aerobik seperti berenang, bersepeda, berlari hingga zumba, atau olahraga anaerobik seperti angkat beban, yoga dan pilates.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Salmon panggang dan sayuran hijau jadi menu makan malam terbaik untuk jantung
11 December 2025 17:56 WIB
Kunjungi RSUD Doris Sylvanus, Wamenkes prioritaskan dokter jantung seluruh daerah di Kalteng
10 December 2025 21:42 WIB
Ahli ungkap teknik pertolongan pertama untuk penanganan darurat henti jantung
10 December 2025 13:06 WIB
Ahli ungkap pengendalian LDL-C bisa mencegah komplikasi jantung dan stroke
09 December 2025 20:34 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Menkomdigi tekankan budaya bersih sebagai landasan disiplin aparatur negara
13 February 2026 20:43 WIB
Kunci menjaga hubungan harmonis di tahun kuda api menurut pakar feng shui
13 February 2026 10:20 WIB