Merokok di atas kasur, tiga rumah musnah terbakar
Kamis, 4 Juli 2019 17:17 WIB
Ilustrasi (Antarasumsel.com/REUTERS/Christian Hartmann)
Langkat (ANTARA) - Tiga rumah warga di Kampung Kruni Desa Kwala Bingei Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat musnah terbakar dilalap si jago merah, diduga karena salah seorang pemilik rumah merokok di atas kasur.
Hal itu disampaikan salah seorang korban yang kediamannya terbakar, Jurizah, di Stabat, Kamis.
Jurizah seorang ibu yang terlihat sakit sakitan dengan kondisi tubuh kurus kering itu menceritakan api dalam beberapa menit langsung membesar.
"Kami tidak sempat lagi menyelamatkan harta benda kami, api tiba tiba sudah menghanguskan rumah yang kami tempati, " katanya.
Baca juga: Promosi rokok di arena Pekan Raya Jakarta
Sementara Kasim Pohan menceritakan kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB, menghanguskan tiga rumah. Dua rumah hangus total miliknya dan milik Aloho, sedangkan rumah Agus dapurnya terbakar habis.
Upaya penyelamatan terhadap harta benda dilakukan, namun hanya sebagian saja yang bisa terselamatkan yang lainnya musnah dilalap si jago merah.
"Kami hanya berharap uluran tangan dari pemerintah untuk bisa membuat kami dapat berteduh sementara ini karena semuanya telah musnah," sambungnya.
Kasim juga menceritakan rumah kediamannya terbakar dikarenakan anak salah satu warga yang rumahnya juga turut terbakar merokok di atas kasur di kamar tidurnya.
"Api lalu membesar sehingga membuat keluarga itu panik akhirnya rumahnya terbakar dan menjalar ke rumah saya," katanya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Langkat berusaha memadamkam api yang sekitar satu jam baru bisa dipadamkan.
Baca juga: Benarkah rokok elektronik timbulkan persoalan serupa dengan rokok biasa?
Baca juga: Perusahaan rokok ini ingin bebaskan dunia dari asap
Baca juga: Dorongan penghapusan segala bentuk iklan rokok
Hal itu disampaikan salah seorang korban yang kediamannya terbakar, Jurizah, di Stabat, Kamis.
Jurizah seorang ibu yang terlihat sakit sakitan dengan kondisi tubuh kurus kering itu menceritakan api dalam beberapa menit langsung membesar.
"Kami tidak sempat lagi menyelamatkan harta benda kami, api tiba tiba sudah menghanguskan rumah yang kami tempati, " katanya.
Baca juga: Promosi rokok di arena Pekan Raya Jakarta
Sementara Kasim Pohan menceritakan kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB, menghanguskan tiga rumah. Dua rumah hangus total miliknya dan milik Aloho, sedangkan rumah Agus dapurnya terbakar habis.
Upaya penyelamatan terhadap harta benda dilakukan, namun hanya sebagian saja yang bisa terselamatkan yang lainnya musnah dilalap si jago merah.
"Kami hanya berharap uluran tangan dari pemerintah untuk bisa membuat kami dapat berteduh sementara ini karena semuanya telah musnah," sambungnya.
Kasim juga menceritakan rumah kediamannya terbakar dikarenakan anak salah satu warga yang rumahnya juga turut terbakar merokok di atas kasur di kamar tidurnya.
"Api lalu membesar sehingga membuat keluarga itu panik akhirnya rumahnya terbakar dan menjalar ke rumah saya," katanya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Langkat berusaha memadamkam api yang sekitar satu jam baru bisa dipadamkan.
Baca juga: Benarkah rokok elektronik timbulkan persoalan serupa dengan rokok biasa?
Baca juga: Perusahaan rokok ini ingin bebaskan dunia dari asap
Baca juga: Dorongan penghapusan segala bentuk iklan rokok
Pewarta : H.Imam Fauzi
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bea Cukai musnahkan 227.436 batang rokok dan 368,25 liter minuman keras ilegal
03 December 2025 11:44 WIB
Kadar zat berbahaya vape lebih rendah, BRIN ungkap rokok konvensional lebih berbahaya
12 November 2025 13:55 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB