Dua penumpang tewas akibat kecelakaan bus
Rabu, 24 Juli 2019 13:40 WIB
Petugas dibantu masyarakat mengevakuasi penumpang Bus Yoanda Prima yang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, Rabu (24/7) pukul 01.30 dini hari. (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)
Pulau Punjung (ANTARA) - Dua penumpang tewas akibat kecelakaan Bus Yoanda Prima yang bertabrakan dengan Truk Tronton di Jalan Lintas Sumatera Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu pukul 01.30 WIB.
"Ada dua korban yang meninggal dunia, sedangkan korban luka ada tiga orang. Kecelakaan ini masih ditangani lebih lanjut," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya, Iptu Agus Salem di Pulau Punjung, Rabu,
Ia mengatakan penumpang meninggal dunia bernama Agusman (48) asal Kecamatan Pauh, Kota Padang dan
Novelia Irawan (25) asal Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh.
Baca juga: Ini penyebab terjadinya kecelakaan bus calon haji Palangka Raya
Sedangkan tiga korban luka, kata dia, tangan mendapat perawatan di Rumah Sakit Amum Daerah Sungai Dareh. Secara umum, korban mengalami luka robek, luka lebam, dan gores-gores karena benturan keras.
Ia menjelaskan kecelakaan berawal saat truk Hino Tronton BA 8986 JU yang dikemudikan Ardo (23) datang dari arah Padang menuju Jambi dalam kecepatan sedang pada lintasan lurus.
Dari arah berlawanan Bus Yoanda Prima BG 7000 I yang kemudikan Anton (43) melaju dengan kecepatan tinggi saat akan mendahului bus NPM.
"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan," katanya.
Peristiwa itu sempat memicu kemacetan sehingga untuk mengurainya dilakukan sistem buka tutup, kata dia.
Saat ini pihaknya sudah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya.
Kerugian dalam peristiwa kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp30 juta, tambah dia.
Baca juga: Ini identitas dan kondisi lima calon haji korban kecelakaan bus
Baca juga: Bus calon haji Kota Palangka Raya kecelakaan di Pulang Pisau
Baca juga: Nahas! Seorang palajar tewas diserempet bus pengangkut jemaah calon haji
"Ada dua korban yang meninggal dunia, sedangkan korban luka ada tiga orang. Kecelakaan ini masih ditangani lebih lanjut," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya, Iptu Agus Salem di Pulau Punjung, Rabu,
Ia mengatakan penumpang meninggal dunia bernama Agusman (48) asal Kecamatan Pauh, Kota Padang dan
Novelia Irawan (25) asal Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh.
Baca juga: Ini penyebab terjadinya kecelakaan bus calon haji Palangka Raya
Sedangkan tiga korban luka, kata dia, tangan mendapat perawatan di Rumah Sakit Amum Daerah Sungai Dareh. Secara umum, korban mengalami luka robek, luka lebam, dan gores-gores karena benturan keras.
Ia menjelaskan kecelakaan berawal saat truk Hino Tronton BA 8986 JU yang dikemudikan Ardo (23) datang dari arah Padang menuju Jambi dalam kecepatan sedang pada lintasan lurus.
Dari arah berlawanan Bus Yoanda Prima BG 7000 I yang kemudikan Anton (43) melaju dengan kecepatan tinggi saat akan mendahului bus NPM.
"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan," katanya.
Peristiwa itu sempat memicu kemacetan sehingga untuk mengurainya dilakukan sistem buka tutup, kata dia.
Saat ini pihaknya sudah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya.
Kerugian dalam peristiwa kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp30 juta, tambah dia.
Baca juga: Ini identitas dan kondisi lima calon haji korban kecelakaan bus
Baca juga: Bus calon haji Kota Palangka Raya kecelakaan di Pulang Pisau
Baca juga: Nahas! Seorang palajar tewas diserempet bus pengangkut jemaah calon haji
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kotim intensifkan pemeriksaan bus di Terminal Patih Rumbih jelang Lebaran
14 March 2026 6:02 WIB
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB