Tukar sampah dengan koin emas
Kamis, 3 Oktober 2019 17:06 WIB
Program Sampah Tukar Beras Warga menunjukkan buku tabungan sampah program sampah tukar beras di Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulsel, Rabu (13/8). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
Waisai (ANTARA) - Kegiatan Festival Bahari yang diselenggarakan Pemerintah kabupaten Raja Ampat bersama sejumlah lembaga akan menggelar program menukar sampah dengan koin emas.
"Pada pelaksanaan festival masyarakat dapat menukar 5-15 kg sampah plastik dengan satu gram koin emas murni," kata Ketua DPC HPI Raja Ampat, Ranny Iriani Tumundo di Waisai, Kamis.
Menurut Ranny, penukar sampah plastik dengan koin emas tersebut berlangsung dimulai pada hari kedua festival 19- 22 Oktober 2019 di Pantai WTC Raja Ampat pusat pelaksanaan kegiatan festival.
Tujuannya kegiatan penukaran sampah plastik dengan koin emas murni tersebut guna mengedukasi masyarakat untuk mencintai lingkungan serta melakukan kegiatan konservasi menjaga lingkungan tempat bersih.
Dikatakan, kegiatan ini guna mendorong masyarakat di Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat guna mengedukasi masyarakat untuk membersihkan sampah plastik di lingkungan masing-masing terutama di laut sehingga Waisai benar-benar bersih bebas dari sampah plastik.
Kegiatan hanya berlangsung selama tiga hari pada pelaksanaan festival Bahari Raja Ampat, namun yang diharapkan adalah kesadaran masyarakat untuk membersihkan sampah plastik di lingkungan masing-masing terutama di laut tidak hanya pada momen Festival tetap terus berlanjut.
"Kami harapkan semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut guna meramaikan festival dan menciptakan kota Waisai bebas dari sampah plastik," ujarnya.
Festival Bahari dilaksanakan pada 18 - 22 Oktober 2019 dengan melibatkan sejumlah lembaga. Salah satu lembaga yang dipercayakan oleh pemerintah daerah guna menyukseskan kegiatan festival Bahari Raja Ampat adalah Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat,
Kegiatan ini bekerja sama dengan G-tour dan Ethnic Journey sebagai penggagas, Bank Sampah Sorong dan Waisai, Conservation Internasional Indonesia sebagai pelaksana teknis serta dukungan dari Pemkab Raja Ampat.
"Pada pelaksanaan festival masyarakat dapat menukar 5-15 kg sampah plastik dengan satu gram koin emas murni," kata Ketua DPC HPI Raja Ampat, Ranny Iriani Tumundo di Waisai, Kamis.
Menurut Ranny, penukar sampah plastik dengan koin emas tersebut berlangsung dimulai pada hari kedua festival 19- 22 Oktober 2019 di Pantai WTC Raja Ampat pusat pelaksanaan kegiatan festival.
Tujuannya kegiatan penukaran sampah plastik dengan koin emas murni tersebut guna mengedukasi masyarakat untuk mencintai lingkungan serta melakukan kegiatan konservasi menjaga lingkungan tempat bersih.
Dikatakan, kegiatan ini guna mendorong masyarakat di Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat guna mengedukasi masyarakat untuk membersihkan sampah plastik di lingkungan masing-masing terutama di laut sehingga Waisai benar-benar bersih bebas dari sampah plastik.
Kegiatan hanya berlangsung selama tiga hari pada pelaksanaan festival Bahari Raja Ampat, namun yang diharapkan adalah kesadaran masyarakat untuk membersihkan sampah plastik di lingkungan masing-masing terutama di laut tidak hanya pada momen Festival tetap terus berlanjut.
"Kami harapkan semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut guna meramaikan festival dan menciptakan kota Waisai bebas dari sampah plastik," ujarnya.
Festival Bahari dilaksanakan pada 18 - 22 Oktober 2019 dengan melibatkan sejumlah lembaga. Salah satu lembaga yang dipercayakan oleh pemerintah daerah guna menyukseskan kegiatan festival Bahari Raja Ampat adalah Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat,
Kegiatan ini bekerja sama dengan G-tour dan Ethnic Journey sebagai penggagas, Bank Sampah Sorong dan Waisai, Conservation Internasional Indonesia sebagai pelaksana teknis serta dukungan dari Pemkab Raja Ampat.
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hakim tolak eksepsi 2 orang terdakwa korupsi proyek galangan kapal Banjarmasin
29 November 2022 22:40 WIB, 2022
Pasar Bahari Kumai diharapkan mampu mendukung perekonomian masyarakat
20 February 2021 6:52 WIB, 2021
Enam kru KLM Armada Bahari Mulya diselamatkan kapal kargo tujuan Sampit
20 December 2020 7:47 WIB, 2020
Menjaga kawasan konservasi Laut Senggora sebagai wisata bahari di Kobar
30 December 2019 15:37 WIB, 2019