Masjid Sultan Batam sediakan jubah untuk turis nonmuslim
Minggu, 6 Oktober 2019 15:06 WIB
Wisman mengenakan jubah saat berkunjung ke Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Kota Batam, Kepulauan Riau. (ANTARA/HO/Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam)
Batam (ANTARA) - Pengurus Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam menyiapkan jubah khusus untuk wisatawan dalam dan luar negeri nonmuslim yang ingin berwisata ke masjid terbesar di wilayah Sumatera itu.
"Karena di masjid, jadi wisman dan wisnus yang datang harus menutup aurat, untuk menghormati Muslim," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang juga pengurus Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Minggu.
Jubah berupa baju panjang, menutup dari ujung kaki, lengkap dengan penutup kepala itu, diharapkan menutup aurat pelancong yang datang.
Menurut Ardi, sebagai tujuan wisata religi, turis yang datang harus menghormati masjid.
Warga Batam bersama wisman memadati Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah saat peresmian penggunaan, Jumat, 20 September 2019. (ANTARA/Naim) Oleh karena itu, pakaian yang dikenakan harus sesuai dengan tempat itu sehingga tidak mengganggu umat Muslim yang beribadah di masjid tersebut.
Jubah, kata dia, mesti dikenakan turis perempuan dan lelaki. Tidak terbatas pada perempuan.
"Karena banyak juga turis yang mengenakan celana pendek, itu kan termasuk aurat untuk lelaki," kata dia.
Saat ini, jumlah jubah yang disediakan di masjid itu 50 helai.
Masjid menerima sumbangan jubah dari pihak manapun yang hendak mendukung program itu.
"Kalau ada yang mau memberikan, kami terbuka," kata dia.
Ardi menjelaskan semenjak diberlakukan pekan lalu, sudah terdapat beberapa wisman yang datang berkunjung ke masjid itu dengan mengenakan jubah yang disediakan pengurus masjid.
Menurut Ardi, wisman nampak senang dan tidak keberatan mengenakan jubah berwarna merah muda polos itu ketika berada di masjid tersebut.
"Karena di masjid, jadi wisman dan wisnus yang datang harus menutup aurat, untuk menghormati Muslim," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang juga pengurus Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Minggu.
Jubah berupa baju panjang, menutup dari ujung kaki, lengkap dengan penutup kepala itu, diharapkan menutup aurat pelancong yang datang.
Menurut Ardi, sebagai tujuan wisata religi, turis yang datang harus menghormati masjid.
Warga Batam bersama wisman memadati Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah saat peresmian penggunaan, Jumat, 20 September 2019. (ANTARA/Naim) Oleh karena itu, pakaian yang dikenakan harus sesuai dengan tempat itu sehingga tidak mengganggu umat Muslim yang beribadah di masjid tersebut.
Jubah, kata dia, mesti dikenakan turis perempuan dan lelaki. Tidak terbatas pada perempuan.
"Karena banyak juga turis yang mengenakan celana pendek, itu kan termasuk aurat untuk lelaki," kata dia.
Saat ini, jumlah jubah yang disediakan di masjid itu 50 helai.
Masjid menerima sumbangan jubah dari pihak manapun yang hendak mendukung program itu.
"Kalau ada yang mau memberikan, kami terbuka," kata dia.
Ardi menjelaskan semenjak diberlakukan pekan lalu, sudah terdapat beberapa wisman yang datang berkunjung ke masjid itu dengan mengenakan jubah yang disediakan pengurus masjid.
Menurut Ardi, wisman nampak senang dan tidak keberatan mengenakan jubah berwarna merah muda polos itu ketika berada di masjid tersebut.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terlibat penyelundupan 2 ton sabu, ABK asal Thailand divonis seumur hidup di Batam
07 March 2026 15:52 WIB
Operasi gabungan! Praktik joki pakaian bekas impor di Batam berhasil diungkap
10 December 2025 13:29 WIB
Bea Cukai Batam tetapkan tersangka penyelundupan 22 ton pasir timah ke Thailand
11 September 2025 23:39 WIB
Sinergi Bea Cukai-TNI AL: 3,5 juta batang rokok ilegal digagalkan di Pelabuhan Punggur
20 May 2025 10:35 WIB
TNI AL gagalkan barang bukti narkoba selundupan 2 ton senilai Rp21 miliar di Kepri
19 May 2025 17:22 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB