Pasangan suami istri terduga teroris ditangkap Densus
Kamis, 14 November 2019 17:28 WIB
Densus 88 menangkap Dedeh Kurniasih istri dari pasangan terduga tetoris pemillik kontrakan di Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari dalam kontrakan, Kamis (14/11/2019). ANTARA/Ahmad Fikri/aa.
Cianjur (ANTARA) - Densus 88 anti teror amankan pasangan suami istri terduga teroris pemilik kontrakan di Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis, keduanya diamankan di dua lokasi berbeda.
"DS (24) diamankan di sebuah sekolah tempatnya mengajar di Kampung Cibanteng, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, sedangkan DK (25) istrinya diamankan di rumah kontrakan," kata Ure Suryadi Ketua RT setempat.
Warga sekitar sempat terkejut dengan kedatangan puluhan anggota polisi berseragam dan berpakaian preman dengan senjata laras panjang yang langsung menggeledah rumah kontrakan dan langsung mengamankan pemiliknya.
Baca juga: Terduga teroris di Bandung kerja sebagai driver ojol
"Proses penangkapan sangat singkat, petugas juga membawa sejumlah barang menggunakan kantong plastik berukuran besar. Kami tidak tahu apa isi di dalamnya. Masih Ada barang yang ditinggalkan di dalam kontrakan," katanya.
Imas (32) pengelola kontrakan mengungkapkan, saat diamankan petugas, DK sempat menyangkal jika dirinya teroris, namun petugas tetap membawa pasangan suami istri tersebut. Petugas memintanya untuk menjelaskannya di kantor polisi.
Baca juga: Istri pelaku bom Medan terpapar radikalisme lebih dulu
"Saya juga tidak menyangka mereka terlibat dalam jaringan teroris karena tidak ada gelagat mencurigakan dari keduanya sejak menyewa rumah dua minggu yang lalu," katanya.
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Supriyatno menolak memberikan keterangan terkait penangkapan terduga teroris tersebut. "Saya tidak bisa memberikan keterangan, nanti Humas Polda Jabar saja," katanya singkat.
Baca juga: Konten Youtube milik pelaku bom bunuh diri di Medan
Baca juga: Ini barang yang disita polisi dari rumah pelaku Bom Medan
Baca juga: Rumah guru ngaji terduga pelaku bom Medan digeledah petugas
"DS (24) diamankan di sebuah sekolah tempatnya mengajar di Kampung Cibanteng, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, sedangkan DK (25) istrinya diamankan di rumah kontrakan," kata Ure Suryadi Ketua RT setempat.
Warga sekitar sempat terkejut dengan kedatangan puluhan anggota polisi berseragam dan berpakaian preman dengan senjata laras panjang yang langsung menggeledah rumah kontrakan dan langsung mengamankan pemiliknya.
Baca juga: Terduga teroris di Bandung kerja sebagai driver ojol
"Proses penangkapan sangat singkat, petugas juga membawa sejumlah barang menggunakan kantong plastik berukuran besar. Kami tidak tahu apa isi di dalamnya. Masih Ada barang yang ditinggalkan di dalam kontrakan," katanya.
Imas (32) pengelola kontrakan mengungkapkan, saat diamankan petugas, DK sempat menyangkal jika dirinya teroris, namun petugas tetap membawa pasangan suami istri tersebut. Petugas memintanya untuk menjelaskannya di kantor polisi.
Baca juga: Istri pelaku bom Medan terpapar radikalisme lebih dulu
"Saya juga tidak menyangka mereka terlibat dalam jaringan teroris karena tidak ada gelagat mencurigakan dari keduanya sejak menyewa rumah dua minggu yang lalu," katanya.
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Supriyatno menolak memberikan keterangan terkait penangkapan terduga teroris tersebut. "Saya tidak bisa memberikan keterangan, nanti Humas Polda Jabar saja," katanya singkat.
Baca juga: Konten Youtube milik pelaku bom bunuh diri di Medan
Baca juga: Ini barang yang disita polisi dari rumah pelaku Bom Medan
Baca juga: Rumah guru ngaji terduga pelaku bom Medan digeledah petugas
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PKK Barut dan Densus sosialisasikan pencegahan radikalisme kepada pelajar
25 February 2026 21:12 WIB
TP PKK Barito Utara perkuat keluarga cegah radikalisme pada anak dan remaja
19 February 2026 13:16 WIB
Disdik Palangka Raya--Densus 88 perkuat pencegahan paham IRET di lingkungan SMP
21 January 2026 17:53 WIB
Disdik Palangka Raya tanamkan nilai toleransi lewat pendidikan karakter kebhinnekaan
11 November 2025 18:47 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB