Pekanbaru (ANTARA) - Kepolisian Sektor Tampan, Kota Pekanbaru, menangkap seorang pria berinisial HE yang tega membunuh bayi kandungnya berusia tiga tahun karena mengaku mendapat bisikan dari makhluk halus.
"Bapaknya (pelaku) sudah kita bawa ke Polsek. Kita akan periksa kejiwaannya terlebih dahulu," kata Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumban Toruan di Pekanbaru, Senin.
Insiden pembunuhan itu terjadi di Perumahan Griya Cipta, Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Juper mengatakan pembunuhan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi.
Polisi yang mendapat informasi dari warga langsung melakukan olah tempat kejadian tempat perkara. Dia mengatakan dari hasil olah TKP dan pemeriksaan pelaku, terungkap jika pembunuhan itu akibat sesuatu yang sulit diterima akal sehat.
Dia menjelaskan bahwa pelaku mendapat bisikan dari makhluk gaib agar menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri. Hal itu dilakukan karena istrinya kerap diganggu makhluk halus.
"Pengakuan (pelaku) ada bisikan bahwa penyakit istrinya yang dirasuki genderuwo bisa dipindahkan ke anaknya. Kemudian untuk mematikan genderuwo tersebut dengan cara membunuh anaknya sendiri," ujar Juper.
Mendapat bisikan yang seharusnya sangat sulit dicerna akal sehat itu, tersangka langsung menghabisi nyawa anaknya. Sebelum dibunuh, bayi berinisial F itu disumbat dengan potongan kertas kitab suci dan dibakar tepat di mulut korban. Setelah itu, bocah malang itu dicekik dengan menggunakan tali jemuran baju hingga hembusan nafas terakhir.
Polisi telah mengamankan HE ke Polsek Tampan. Polisi masih terus menyelidiki kasus aneh berbau klenik yang masih saja terjadi di zaman keterbukaan informasi ini.
Polisi periksa kejiwaan bapak bunuh anak kadung
Senin, 17 Februari 2020 22:38 WIB
Ilustrasi (ANTARA/HO)
Pewarta : Anggi Romadhoni
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Polda Kalteng gelar tes psikologi Bintara Polri 2026 ukur kesiapan mental dan kognitif
28 April 2026 13:25 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB