McDonald's tutup sementara seluruh cabangnya
Senin, 23 Maret 2020 16:25 WIB
Ilustrasi - Sejumlah gerai McDonald's tutup. ANTARA/Shutterstock/Ardika/am.
Bangalore (ANTARA) - Perusahaan penyedia makanan cepat saji asal Amerika Serikat McDonald's Corp pada Minggu (22/3) mengatakan akan menutup seluruh cabang restorannya di Inggris dan Irlandia pada Senin sore demi mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).
"Kami membuat keputusan sulit untuk menutup seluruh cabang McDonald's di Inggris dan Irlandia pada Senin, 23 Maret, pukul 19:00 waktu setempat," kata perusahaan itu lewat unggahannya di media sosial Twitter.
Sejumlah restoran dipaksa tutup atau membatasi usahanya hanya dengan menyediakan layanan antar (delivery) dan bungkus (takeaway) demi menekan penyebaran virus.
Baca juga: Mengungkap rahasia ayam, burger hingga kentang goreng McD
McDonald's juga meliburkan sementara layanan makan di tempat untuk sebagian besar cabang di Amerika Serikat pada minggu lalu. Pihak restoran juga akan menutup sementara bar dan kios layanan mandiri untuk menu minuman, serta arena bermain anak-anak pada Senin (23/3).
Sementara itu di China, pusat penyebaran wabah COVID-19, McDonald's membuka kembali 95 persen cabangnya, kata Direktur Pelaksana Chris Kempczinski, Jumat (20/3).
Dalam kesempatan terpisah, McDonald's menangguhkan pembelian kembali sahamnya agar dapat bertahan di tengah krisis, tetapi pihak perusahaan tidak mengubah kebijakan pembagian untung/dividen.
Sumber: Reuters
Baca juga: Sejumlah Pegawai McD Sarinah Masih Trauma
"Kami membuat keputusan sulit untuk menutup seluruh cabang McDonald's di Inggris dan Irlandia pada Senin, 23 Maret, pukul 19:00 waktu setempat," kata perusahaan itu lewat unggahannya di media sosial Twitter.
Sejumlah restoran dipaksa tutup atau membatasi usahanya hanya dengan menyediakan layanan antar (delivery) dan bungkus (takeaway) demi menekan penyebaran virus.
Baca juga: Mengungkap rahasia ayam, burger hingga kentang goreng McD
McDonald's juga meliburkan sementara layanan makan di tempat untuk sebagian besar cabang di Amerika Serikat pada minggu lalu. Pihak restoran juga akan menutup sementara bar dan kios layanan mandiri untuk menu minuman, serta arena bermain anak-anak pada Senin (23/3).
Sementara itu di China, pusat penyebaran wabah COVID-19, McDonald's membuka kembali 95 persen cabangnya, kata Direktur Pelaksana Chris Kempczinski, Jumat (20/3).
Dalam kesempatan terpisah, McDonald's menangguhkan pembelian kembali sahamnya agar dapat bertahan di tengah krisis, tetapi pihak perusahaan tidak mengubah kebijakan pembagian untung/dividen.
Sumber: Reuters
Baca juga: Sejumlah Pegawai McD Sarinah Masih Trauma
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN UID Kalselteng pastikan seluruh SPKLU siap layani pengisian daya kendaraan listrik pemudik
13 March 2026 12:33 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Yuk nikmati kuliner Korea ala NEO Palma Palangka Raya lewat '60 Seconds to Seoul'
24 March 2026 20:38 WIB
Jalur selatan sediakan restoran Sunda sebagai pilihan tempat istirahat pemudik
23 March 2026 12:14 WIB