Google Play untuk anak hadirkan opsi 'Disetujui Guru'
Kamis, 16 April 2020 11:10 WIB
Google Play punya bagian khusus anak untuk aplikasi dengan persetujuan guru. (Google)
Jakarta (ANTARA) - Google Play Store kini punya opsi "Disetujui Guru" untuk aplikasi yang digunakan anak-anak.
Dikutip dari The Verge, Kamis, raksasa mesin pencari itu mengatakan aplikasi-aplikasi yang "Disetujui Guru" memenuhi standar kualitas pengajar, dan lebih aman untuk digunakan.
Setiap aplikasi yang disetujui mencakup daftar alasan, termasuk kesesuaian usia, dan hal yang coba diajarkan kepada anak.
Baca juga: Ucapan terima kasih dari Google Doodle untuk para tenaga medis
Menurut Google, awalnya fitur tersebut direncanakan meluncur pada akhir tahun ini, namun jadwal rilis dipercepat karena banyak anak-anak yang saat ini menghabiskan waktu di depan layar perangkat karena harus belajar dari rumah dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Dengan peluncuran lebih awal tersebut, Google mengatakan bahwa bagian khusus anak dengan persetujuan guru akan membuat sejumlah aplikasi hilang dari Play Store untuk ditinjau.
Bagian khusus untuk Anak tersebut diluncurkan dalam beberapa hari ke depan di AS, dan Google mengharapkan peluncuran secara internasional dalam beberapa bulan mendatang.
Baca juga: Menjangkau hingga 1/3 warga dunia, Google-Apple bikin pelacak penyebaran corona
Baca juga: Keyboard braille untuk Android
Baca juga: Google larang penggunaan Zoom di laptop karyawan
Dikutip dari The Verge, Kamis, raksasa mesin pencari itu mengatakan aplikasi-aplikasi yang "Disetujui Guru" memenuhi standar kualitas pengajar, dan lebih aman untuk digunakan.
Setiap aplikasi yang disetujui mencakup daftar alasan, termasuk kesesuaian usia, dan hal yang coba diajarkan kepada anak.
Baca juga: Ucapan terima kasih dari Google Doodle untuk para tenaga medis
Menurut Google, awalnya fitur tersebut direncanakan meluncur pada akhir tahun ini, namun jadwal rilis dipercepat karena banyak anak-anak yang saat ini menghabiskan waktu di depan layar perangkat karena harus belajar dari rumah dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Dengan peluncuran lebih awal tersebut, Google mengatakan bahwa bagian khusus anak dengan persetujuan guru akan membuat sejumlah aplikasi hilang dari Play Store untuk ditinjau.
Bagian khusus untuk Anak tersebut diluncurkan dalam beberapa hari ke depan di AS, dan Google mengharapkan peluncuran secara internasional dalam beberapa bulan mendatang.
Baca juga: Menjangkau hingga 1/3 warga dunia, Google-Apple bikin pelacak penyebaran corona
Baca juga: Keyboard braille untuk Android
Baca juga: Google larang penggunaan Zoom di laptop karyawan
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Zona Eropa: 12 negara lolos langsung, 16 berebut tiket lewat Play-off
19 November 2025 23:12 WIB
Pertemuan Man City vs Real Madrid di play-off 16 besar Liga Champions
03 February 2025 18:00 WIB, 2025
AS Roma lolos zona play-off Liga Europa usai kalahkan Eintracht Frankfurt
31 January 2025 16:17 WIB, 2025
Usai hajar Club Brugge, Manchester City lolos ke babak play-off Liga Champions
30 January 2025 14:46 WIB, 2025
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Malaysia pelajari kebijakan Indonesia dalam membatasi penggunaan platform digital bagi anak
11 February 2026 17:35 WIB