DPRD soroti perencanaan pembangunan di Seruyan
Senin, 18 Mei 2020 17:41 WIB
Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Bambang Yantoko saat mengikuti rapat paripurna melalui konferensi video di ruang kerjanya baru-baru ini. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Kuala Pembuang (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Bambang Yantoko menilai, jika perencanaan pembangunan yang dirancang oleh pemerintah kabupaten setempat belum efisien.
”Ada beberapa hal yang melatarbelakangi dan juga dapat terlihat dari situasi yang saat ini terjadi,” kata Bambang Yantoko di Kuala Pembuang, Senin.
Menurutnya, berdasarkan dengan apa yang dirinya pelajari terhadap anggaran saat ini, pada 2020 terjadi perombakan anggaran secara besar-besaran dan ia menilai, jika hal tersebut terjadi bukan hanya karena pandemi COVID-19 saja.
"Dari pagu anggaran yang kami ketok untuk tahun anggaran 2020 ini, sekitar Rp1,4 triliun lebih. Jika ada rasionalisasi anggaran untuk penanganan COVID-19, anggap saja sekitar Rp50 miliar, saya rasa itu tidak ada apa-apanya, hanya rasionalisasi seperti biasa," ungkapnya.
Akan tetapi, dalam perencanaan yang dilakukan oleh pemkab tersebut tidak mengacu pada efisiensi, dengan perencanaan program yang terlalu berlebihan.
Ditambah dengan pemasangan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terlalu tinggi, yang mana hal tersebut tidak mengacu pada kondisi dan kesulitan di lapangan.
Politisi Partai Golongan Karya ini menambahkan, pihaknya secara kelembagaan, tentunya terus mendorong apa yang menjadi kebijakan dari pemkab, khususnya yang bertujuan untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Hanya saja itu sudah beberapa kali saya khawatirkan, target PAD itu sudah tidak realistis menurut saya. Setelah tiga bulan berjalan pemkab merasa tidak mampu memenuhi hal tersebut, kalau saya tidak salah, pada Maret kemarin itu baru terealisasi sekitar delapan miliar," ungkapnya.
Maka dari itu, ia menambahkan, tidak heran jika akan terjadi rasionalisasi anggaran dan tidak hanya diakibatkan karena adanya COVID-19, namun juga beberapa program yang tidak terealisasi karena banyak target yang tidak tercapai.
”Ada beberapa hal yang melatarbelakangi dan juga dapat terlihat dari situasi yang saat ini terjadi,” kata Bambang Yantoko di Kuala Pembuang, Senin.
Menurutnya, berdasarkan dengan apa yang dirinya pelajari terhadap anggaran saat ini, pada 2020 terjadi perombakan anggaran secara besar-besaran dan ia menilai, jika hal tersebut terjadi bukan hanya karena pandemi COVID-19 saja.
"Dari pagu anggaran yang kami ketok untuk tahun anggaran 2020 ini, sekitar Rp1,4 triliun lebih. Jika ada rasionalisasi anggaran untuk penanganan COVID-19, anggap saja sekitar Rp50 miliar, saya rasa itu tidak ada apa-apanya, hanya rasionalisasi seperti biasa," ungkapnya.
Akan tetapi, dalam perencanaan yang dilakukan oleh pemkab tersebut tidak mengacu pada efisiensi, dengan perencanaan program yang terlalu berlebihan.
Ditambah dengan pemasangan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terlalu tinggi, yang mana hal tersebut tidak mengacu pada kondisi dan kesulitan di lapangan.
Politisi Partai Golongan Karya ini menambahkan, pihaknya secara kelembagaan, tentunya terus mendorong apa yang menjadi kebijakan dari pemkab, khususnya yang bertujuan untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Hanya saja itu sudah beberapa kali saya khawatirkan, target PAD itu sudah tidak realistis menurut saya. Setelah tiga bulan berjalan pemkab merasa tidak mampu memenuhi hal tersebut, kalau saya tidak salah, pada Maret kemarin itu baru terealisasi sekitar delapan miliar," ungkapnya.
Maka dari itu, ia menambahkan, tidak heran jika akan terjadi rasionalisasi anggaran dan tidak hanya diakibatkan karena adanya COVID-19, namun juga beberapa program yang tidak terealisasi karena banyak target yang tidak tercapai.
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Kalteng minta pembangunan jalan dan jembatan di Kotim-Seruyan dipercepat
03 June 2026 15:35 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Legislator Kalteng sebut warga Kotim dan Seruyan minta jaringan listrik stabil
22 August 2025 17:13 WIB
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025