Medan (ANTARA) - Umat muslim di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diimbau untuk melaksanakan takbiran di rumah saja atau di masjid serta tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan maupun ke pusat kota untuk menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin, di Medan, Sabtu, mengatakan gelombang kerumunan masyarakat diprediksi terjadi pada malam sebelum Idul Fitri hari ini serta pada puncak perayaan Lebaran dalam dua hari ke depan.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk melakukan kegiatan takbiran hanya di rumah atau masjid saja, sambil berdoa semoga pandemi COVID-19 segera berakhir.

Selain itu, dirinya juga mengimbau agar masyarakat tidak membandel dengan melakukan konvoi jalanan pada malam takbiran.

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran satlantas di polresta agar secara ketat melakukan upaya penyekatan kepada pengendara yang melintas.

Sejumlah ruas jalan di beberapa kabupaten kota seperti Kota Medan bahkan akan dilakukan penutupan, agar tidak terjadi pergerakan gelombang massa saat malam takbiran dan dua hari ke depan.

"Kami juga mengimbau agar tidak perlu bertakbiran di luar, karena dengan bertakbiran nanti akan terjadi kumpul massa yang lebih banyak. Kami sudah koordinasi dan kami juga sudah memberikan perintah untuk mengimbau agar takbiran di rumah atau di masjid saja," katanya pula.

Selain takbiran, Kapolda mengimbau warga Sumut Shalat Id di rumah saja, guna membantu pemerintah memutus penyebaran COVID-19.

Kalau pun masyarakat ingin Shalat Id di masjid, hendaknya mengikuti protokol kesehatan, agar selalu memakai masker dan menjaga jarak serta selalu mencuci tangan.
 

Pewarta : Juraidi dan Donny Aditra
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2024