Twitter beri akses API untuk peneliti akademik
Rabu, 27 Januari 2021 10:19 WIB
Ilustrasi Twitter (twitter.com)
Jakarta (ANTARA) - Twitter Inc mulai memberikan akses kepada peneliti akademik untuk application programming interface atau API, pada Selasa (26/1) waktu setempat.
Twitter, dikutip dari Reuters, Rabu, mengatakan peneliti akademik akan bisa mengakses semua perangkat di platform API mereka, agar para peneliti bisa mendengar dan menganalisis percakapan publik.
Data yang diberikan tidak termasuk cuitan dari akun-akun yang ditangguhkan karena melanggar kebijakan platform tersebut, termasuk akun milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca juga: Twitter hadirkan program cek fakta 'Birdwatch'
Twitter beberapa waktu lalu membuat ulang platform API mereka, yang memberikan akses berjenjang terhadap data yang secara sukarela disetujui pengguna.
API Twitter memberikan peneliti akses terhadap histori percakapan publik dan sejumlah perangkat di platform untuk pengembang.
Platform mikrobolog tersebut mencoba membuka keran pendapatan baru dari API dengan menawarkan lebih banyak akses dan mempermudah pengembang untuk menggunakan perangkat tersebut.
Akses ini juga merupakan usaha mereka dalam mengatasi misinformasi dan konten negatif lainnya yang beredar di platform tersebut, Twitter juga menyediakan mekanisme baru bagi peneliti untuk mempelajari kasus tersebut.
Facebook beberapa waktu lalu juga mengumumkan akan memberikan informasi kepada peneliti akademik mengenai bagaimana iklan politik ditargetkan saat pemilu AS tahun lalu.
Baca juga: Ini alasan Alec Baldwin tinggalkan Twitter
Baca juga: Khawatir diserang pendukung Trump, karyawan Twitter kunci akun
Baca juga: Like konten pornografi di Twitter, Fadli Zon dilaporkan ke Bareskrim
Twitter, dikutip dari Reuters, Rabu, mengatakan peneliti akademik akan bisa mengakses semua perangkat di platform API mereka, agar para peneliti bisa mendengar dan menganalisis percakapan publik.
Data yang diberikan tidak termasuk cuitan dari akun-akun yang ditangguhkan karena melanggar kebijakan platform tersebut, termasuk akun milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca juga: Twitter hadirkan program cek fakta 'Birdwatch'
Twitter beberapa waktu lalu membuat ulang platform API mereka, yang memberikan akses berjenjang terhadap data yang secara sukarela disetujui pengguna.
API Twitter memberikan peneliti akses terhadap histori percakapan publik dan sejumlah perangkat di platform untuk pengembang.
Platform mikrobolog tersebut mencoba membuka keran pendapatan baru dari API dengan menawarkan lebih banyak akses dan mempermudah pengembang untuk menggunakan perangkat tersebut.
Akses ini juga merupakan usaha mereka dalam mengatasi misinformasi dan konten negatif lainnya yang beredar di platform tersebut, Twitter juga menyediakan mekanisme baru bagi peneliti untuk mempelajari kasus tersebut.
Facebook beberapa waktu lalu juga mengumumkan akan memberikan informasi kepada peneliti akademik mengenai bagaimana iklan politik ditargetkan saat pemilu AS tahun lalu.
Baca juga: Ini alasan Alec Baldwin tinggalkan Twitter
Baca juga: Khawatir diserang pendukung Trump, karyawan Twitter kunci akun
Baca juga: Like konten pornografi di Twitter, Fadli Zon dilaporkan ke Bareskrim
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunci menjaga hubungan harmonis di tahun kuda api menurut pakar feng shui
13 February 2026 10:20 WIB
Ludes terjual, 178.897 tiket kereta api dari Jakarta disapu pemudik Lebaran
02 February 2026 21:39 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Nothing Phone 4a ungkap bocoran kapasitas memori dan pilihan warna terbaru
13 February 2026 20:38 WIB
Threads hadirkan fitur Dear Algo guna mempermudah pengaturan algoritma konten
12 February 2026 16:37 WIB
Mudik 2026 bakal lebih teratur melalui integrasi data Google dan Korlantas
12 February 2026 16:34 WIB