Logo Header Antaranews Kalteng

Pedagang kembang api di Palangka Raya meninggal usai tertabrak mobil

Selasa, 30 Desember 2025 11:07 WIB
Image Print
Personel Satlantas Polresta Palangka Raya, pada saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan lalu lintas, di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1, Kota Palangka Raya, Selasa (30/12/2025). ANTARA/HO-Satlantas Polresta Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Seorang pedagang kembang api, berinisial A, meninggal dunia usai ditabrak mobil di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia, yang merupakan seorang pedagang kembang api," kata Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Selasa, usai melakukan olah tempat kejadian perkara, Selasa.

Dia mengungkapkan, kejadian berawal pada saat korban A hendak membuka rombong kembang api yang berada di pinggir Jalan Tjilik Riwut.

Kemudian dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar, melaju satu unit Toyota Rush bernomor polisi KH 1570 CB yang dikemudikan oleh Miftachul Choir.

Namun secara tiba-tiba mobil tersebut menabrak korban hingga terlempar dan membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Kapolda Kalteng berikan 500 porsi makanan untuk jamaah Haul Guru Sekumpul

Dari kejadian tersebut, mobil juga menyenggol sepeda motor dengan nomor polisi KH 6798 TZ dan gerobak lapak kembang api tersebut.

"Akibat dari kejadian tersebut mobil, sepeda motor dan gerobak kembang api mengalami kerusakan materil sedangkan untuk penjual berinisial A mengalami luka luka dan meninggal dunia," ucapnya.

Egidio menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi terkait peristiwa nahas tersebut.

Ia mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat berkendaraan dan berhenti mengemudi ketika dalam kondisi yang tidak fit.

"Terlebih saat ini arus lalu lintas di Kota Palangka Raya yang cukup padat menjelang akhir tahun. Kami meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lain," demikian Egidio.

Baca juga: 546 WBP dan anak binaan di Kalteng terima remisi khusus dan PMP Natal 2025

Baca juga: Polda Kalteng sterilisasi gereja pastikan keamanan Natal 2025

Baca juga: Pemkot Palangka Raya tingkatkan pengamanan jelang Natal-Tahun Baru



Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026