TikTok setuju untuk blokir pengguna anak-anak
Jumat, 5 Februari 2021 18:08 WIB
The TikTok logo is pictured outside the company's U.S. head office in Culver City, California, U.S., Sept. 15, 2020. REUTERS/Mike Blake/File Photo (REUTERS/MIKE BLAKE)
Jakarta (ANTARA) - TikTok menyetujui usulan otoritas Italia yang meminta platform video singkat itu memblokir pengguna yang berusia di bawah 13 tahun.
Regulator Italia, dikutip dari Reuters, Jumat, menyatakan TikTok sepakat untuk memblokir pengguna Italia berusia di bawah 13 tahun mulai 9 Februari.
TikTok akan memblokir semua pengguna di Italia, kemudian membuka blokir hanya untuk pengguna yang mencantumkan tanggal lahir minimal 13 tahun.
Baca juga: Tindakan tegas Instagram, Twitter dan TikTok untuk lawan peretasan
Regulator juga menyatakan TikTok setuju untuk mengadakan evaluasi menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pengguna di bawah umur yang sudah ditetapkan.
Kepala keamanan anak-anak TikTok di Eropa, Alexandra Evans, menyatakan aplikasi akan memperkenalkan tombol untuk melaporkan pengguna yang berusia di bawah 13 tahun..
Baca juga: Instagram kembangkan fitur 'feed' Stories mirip TikTok
Langkah keamanan untuk TikTok diperketat setelah seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal akibat mengikuti tantangan atau "challenge" di media sosial tersebut.
Anak asal Palermo ini mati tercekik karena mengikuti "blackout challenge" sambil merekam aksi tersebut di ponsel.
Jaksa di Palermo sedang menyelidiki kasus ini, yang menimbulkan kekhawatiran soal keamanan anak-anak menggunakan media sosial.
Baca juga: Ini daftar lengkap pemenang TikTok Awards
Baca juga: India blokir permanen TikTok dan 58 aplikasi China lainnya
Baca juga: TikTok lakukan uji coba fitur Q&A
Regulator Italia, dikutip dari Reuters, Jumat, menyatakan TikTok sepakat untuk memblokir pengguna Italia berusia di bawah 13 tahun mulai 9 Februari.
TikTok akan memblokir semua pengguna di Italia, kemudian membuka blokir hanya untuk pengguna yang mencantumkan tanggal lahir minimal 13 tahun.
Baca juga: Tindakan tegas Instagram, Twitter dan TikTok untuk lawan peretasan
Regulator juga menyatakan TikTok setuju untuk mengadakan evaluasi menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pengguna di bawah umur yang sudah ditetapkan.
Kepala keamanan anak-anak TikTok di Eropa, Alexandra Evans, menyatakan aplikasi akan memperkenalkan tombol untuk melaporkan pengguna yang berusia di bawah 13 tahun..
Baca juga: Instagram kembangkan fitur 'feed' Stories mirip TikTok
Langkah keamanan untuk TikTok diperketat setelah seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal akibat mengikuti tantangan atau "challenge" di media sosial tersebut.
Anak asal Palermo ini mati tercekik karena mengikuti "blackout challenge" sambil merekam aksi tersebut di ponsel.
Jaksa di Palermo sedang menyelidiki kasus ini, yang menimbulkan kekhawatiran soal keamanan anak-anak menggunakan media sosial.
Baca juga: Ini daftar lengkap pemenang TikTok Awards
Baca juga: India blokir permanen TikTok dan 58 aplikasi China lainnya
Baca juga: TikTok lakukan uji coba fitur Q&A
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TikTok hadirkan dua fitur untuk berbagi konten dan menonton konten secara bersamaan
09 December 2025 16:38 WIB
TikTok milik China yang akan dibeli AS, kini telah mencapai kesepakatan final
28 October 2025 11:54 WIB