Facebook batasi iklan politik di Indonesia
Sabtu, 13 Februari 2021 13:32 WIB
Ilustrasi - Facebook (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Facebook sedang menguji coba mengurangi penayangan iklan politik di platform tersebut untuk sejumlah pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Seperti yang disebutkan Mark Zuckerberg saat rapat baru-baru ini, salah satu umpan balik yang sering kami dengar adalah orang tidak mau konten politik mengambil alih laman Kabar Berita," kata Direktur Manajemen Produk Facebook, Aastha Gupta, di blog resmi Facebook, dikutip Jumat.
Facebook menguji coba pengurangan iklan politik kepada pengguna di Indonesia, Brasil dan Kanada mulai pekan ini, Amerika Serikat pada waktu yang akan datang.
Selama masa uji coba, Facebook akan mengukur bagaimana respons pengguna terhadap konten politik yang muncul di laman utama, dengan membuat kategori peringkat.
Facebook memberi pengecualian untuk informasi COVID-19 dari akun milik lembaga resmi dan kantor atau layanan pemerintahan.
Uji coba ini tidak berarti Facebook akan menghilangkan sepenuhnya iklan politik, namun, untuk mancari solusi berinteraksi dengan iklan politik di platform tersebut.
"Sambil menghormati selera setiap orang di laman Kabar Berita mereka," kata Gupta.
Berdasarkan data internal Facebook, iklan politik menguasai 6 persen dari konten yang dilihat pengguna di media sosial tersebut.
"Seperti yang disebutkan Mark Zuckerberg saat rapat baru-baru ini, salah satu umpan balik yang sering kami dengar adalah orang tidak mau konten politik mengambil alih laman Kabar Berita," kata Direktur Manajemen Produk Facebook, Aastha Gupta, di blog resmi Facebook, dikutip Jumat.
Facebook menguji coba pengurangan iklan politik kepada pengguna di Indonesia, Brasil dan Kanada mulai pekan ini, Amerika Serikat pada waktu yang akan datang.
Selama masa uji coba, Facebook akan mengukur bagaimana respons pengguna terhadap konten politik yang muncul di laman utama, dengan membuat kategori peringkat.
Facebook memberi pengecualian untuk informasi COVID-19 dari akun milik lembaga resmi dan kantor atau layanan pemerintahan.
Uji coba ini tidak berarti Facebook akan menghilangkan sepenuhnya iklan politik, namun, untuk mancari solusi berinteraksi dengan iklan politik di platform tersebut.
"Sambil menghormati selera setiap orang di laman Kabar Berita mereka," kata Gupta.
Berdasarkan data internal Facebook, iklan politik menguasai 6 persen dari konten yang dilihat pengguna di media sosial tersebut.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Green Day bawakan medley lagu di pembukaan Super Bowl tanpa pesan politik
09 February 2026 13:33 WIB
Wacana pilkada melalui DPRD, Negara harus hadir cegah modal politik tinggi
02 January 2026 10:15 WIB
IKIAD Kapuas berikan wawasan pendidikan politik bagi organisasi perempuan
30 December 2025 17:05 WIB
Kasus Bupati Lampung Tengah, KPK nilai rekrutmen partai politik masih lemah
15 December 2025 12:49 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Standar keamanan AI dipertanyakan setelah mantan karyawan xAI soroti risiko Grok
16 February 2026 15:56 WIB
Pemerintah India kucurkan dana Rp185 triliun guna dukung ekosistem startup
16 February 2026 15:52 WIB