Vice President Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono mengatakan pembatasan pengunjung tersebut merupakan syarat dibukanya kembali seluruh wahana yang ada di Ancol, termasuk wahana pemandian Atlantis yang dibuka sejak 5 Mei 2021.
"Di aturan sekarang (sebelum lebaran) pembatasan pengunjung 50 persen, nanti ketika masa lebaran kami turun jadi 30 persen. Itu adalah suatu upaya juga. Meskipun kawasan wisata tetap buka selama masa pelarangan mudik, tapi protokol kesehatan dan juga potensi terjadinya kerumunan besar tetap dikendalikan," ujar Agung dalam konferensi pers #MudikKeAncol, di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Senin.
Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Taman Impian Jaya Ancol itu mengatakan prosedur keselamatan yang diterapkan kawasan Taman Impian Jaya Ancol saat libur lebaran nanti adalah akumulasi perbaikan yang terus dilakukan hari ke hari.
Baca juga: Pemkab Kotim batal tutup objek wisata
"Alhamdulillah sejak kemarin (sebelum lebaran) Ancol dibuka, sampai sekarang (saat konferensi pers itu diadakan), tidak ada penularan kasus COVID-19 yang mengarah dari Ancol. Dan itu nanti di masa lebaran ini akan menjadi perhatian (concern) kami juga," ujar Agung.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di industri pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ingin menjadikan sebagai kawasan destinasi wisata Ibu Kota yang terjamin dari sisi kesehatan maupun keamanannya.
Baca juga: DPRD dukung penutupan destinasi wisata di Seruyan
Sementara itu VP Taman Impian Jaya Ancol Ferdinand Gultom mengatakan pihaknya hanya melayani pelanggan yang memesan tiket secara daring melalui www.ancol.com.
Ia menjelaskan dengan luas area 215 meter persegi, kawasan Taman Impian Jaya Ancol memiliki kapasitas normal 120.000 pengunjung.
"Namun sesuai ketentuan, kami hanya melayani kapasitas 30 persen per hari," kata Ferdinand kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Adapun pemberlakuan jam buka-tutup operasional setiap kawasan untuk periode 13 – 23 Mei 2021 sebagai berikut:
Guna memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, maka terdapat petugas di setiap titik keramaian yang mengatur, memantau, dan mengingatkan kepada pengunjung jika terdapat pelanggaran protokol kesehatan.
Baca juga: Semua objek wisata di daerah ini ditutup selama Lebaran
Total petugas keamanan dan Satgas COVID-19 berjumlah 200 personel, di luar tenaga bantuan eksternal seperti Satpol PP, TNI, dan Kepolisian.
Ancol juga menyediakan tiga unit ambulans di lokasi wisata disertai 12 tim medis dan seorang dokter yang bersiaga jika terjadi keluhan kesehatan dari pengunjung.
Baca juga: Pemkab kembali menutup seluruh objek wisata di Seruyan saat lebaran
Baca juga: Ini paket ngabuburit di Borobudur dan Prambanan
Baca juga: Kolam renang wisata Pantai Sungai Bakau belum bisa difungsikan karena rusak
Pengunjung Ancol dibatasi 36.000 orang per hari
Senin, 10 Mei 2021 17:17 WIB
Vice President Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono dalam konferensi pers #MudikKeAncol, di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Senin (10/5/2021). ANTARA/Abdu Faisal/pri. (ANTARA/ Abdu Faisal)
Jakarta (ANTARA) - Taman Impian Jaya Ancol akan mengatur pembatasan pengunjung sebesar 30 persen atau 36.000 orang per hari selama libur lebaran.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dispursip Pulang Pisau kembangkan sistem demi peningkatan pengunjung perpustakaan
23 April 2026 17:08 WIB
Ancol siapkan fasilitas pendukung keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung libur Lebaran
23 March 2026 12:31 WIB
Dekorasi natal viral jadi spot foto favorit pengunjung mal libur akhir tahun
31 December 2025 14:01 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB