"Terlepas dari perhatian kami terhadap luar angkasa, spekulasi seputar rencana kami untuk mata uang kripto tidak benar," kata juru bicara Amazon.com Inc, dikutip dari Reuters, Selasa.
Kabar tentang Amazon menerima Bitcoin dimuat dalam laporan koran City A.M di London, Inggris Raya, mengutip sumber orang dalam yang tidak disebutkan identitasnya.
"Kami tetap fokus mengeksplorasi bagaimana hal ini berdampak untuk pengalaman belanja di Amazon," kata sang juru bicara.
Amazon.com Inc pada 22 Juli lalu membuka lowongan kerja untuk kepala mata uang digital dan blockchain.
Mata uang kripto masih banyak ditolak oleh institusi keuangan, namun, penggunaannya sebagai pembayaran arus utama semakin banyak karena perusahaan mulai menerima pembayaran dengan mata uang digital tersebut.
Pekan lalu, CEO Tesla Elon Musk mengatakan kemungkinan mulai menerima pembayaran melalui Bitcoin setelah melalui uji kelayakan energi terbarukan yang digunakan untuk menambang mata uang tersebut.
Baca juga: Amazon akan hadirkan produk sensor radar bantu pola tidur
Baca juga: Sempat alami gangguan, layanan Amazon sudah kembali normal
Baca juga: Karyawan Amazon diizinkan WFH sampai Juni tahun depan
Amazon bantah kabar terima pembayaran Bitcoin
Selasa, 27 Juli 2021 10:39 WIB
Logo Amazon (ANTARA/Reuters)
Jakarta (ANTARA) - Platform e-commerce Amazon membantah kabar mereka menerima pembayaran melalui mata uang kripto Bitcoin akhir tahun ini.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bitcoin anjlok 7,4 persen, investor berbondong-bondong tinggalkan aset beresiko
19 February 2022 13:23 WIB, 2022
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Threads hadirkan fitur Dear Algo guna mempermudah pengaturan algoritma konten
12 February 2026 16:37 WIB
Mudik 2026 bakal lebih teratur melalui integrasi data Google dan Korlantas
12 February 2026 16:34 WIB
Malaysia pelajari kebijakan Indonesia dalam membatasi penggunaan platform digital bagi anak
11 February 2026 17:35 WIB