Kasus pelecehan seksual di internal Alibaba dibatalkan

Selasa, 7 September 2021 13:05 WIB
BEIJING, CHINA - DECEMBER 10, 2016: Alibaba Group sign. Alibaba Group Holding Limited is a Chinese e-commerce company founded in 1999 by Jack Ma. It serves worldwide. (Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Jaksa China telah membatalkan kasus terhadap mantan karyawan Alibaba Group Holding Ltd yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap rekan wanita.

Mengutip Reuters, Selasa, Jaksa mengatakan mereka telah memutuskan bahwa karyawan tersebut telah melakukan tindakan tidak senonoh secara paksa namun bukan kejahatan.

Karyawan yang diidentifikasi dengan nama keluarga Wang itu ditahan oleh polisi bulan lalu setelah seorang wanita yang juga bekerja di Alibaba membuat unggahan di jaringan intranet perusahaan.

Baca juga: Alibaba diguncang skandal pemerkosaan

Unggahan tersebut mengatakan seorang manajer dan klien melakukan pelecehan seksual terhadapnya selama perjalanan bisnis ke kota Jinan, China timur.

Dia juga mengatakan, laporannya itu tidak dianggap serius oleh atasan.

Hal itu memicu reaksi keras publik terhadap raksasa e-commerce, yang kemudian memecat Wang sementara eksekutif lainnya dihentikan untuk sementara dari jabatannya.

Dalam menanggapi putusan jaksa, Alibaba mengatakan bahwa mereka memiliki kebijakan untuk tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran seksual.

Alibaba memecat 10 karyawannya karena membagikan tangkapan layar akun karyawan wanita itu tentang tuduhan penyerangan seksual.

Baca juga: Alibaba copot manajer yang dituduh lakukan pelecehan seksual

Baca juga: Usut dugaan pelecehan seksual di KPI Pusat

Baca juga: Diduga intimidasi korban pelecehan seksual, Nicki Minaj dan suami digugat

Pewarta : Suci Nurhaliza
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Terpopuler - Teknologi