Kali pertama The Daddies kalah atas Seidel/Lamsfuss di Denmark Open
Kamis, 21 Oktober 2021 13:13 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Ganda putra peringkat dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan untuk pertama kalinya mengalami kekalahan dari Marvin Seidel/Mark Lamsfuss pada pertemuan kelima mereka yang terjadi di babak pertama Denmark Open, Rabu.
Pada babak 32 besar turnamen Super 1000 ini, The Daddies ditaklukkan dua gim langsung 17-21, 13-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 29 menit di Odense Sport Park.
Hendra/Ahsan sebenarnya punya peluang mengamankan gim pertama, namun mereka tak bisa membangun pertahanan yang solid untuk menahan serangan ganda putra peringkat 18 asal Jerman itu.
Baca juga: Sakit otot pinggang, Ginting mundur dari Denmark Open
Kelemahan ini membuat Hendra/Ahsan tak sanggup mencetak keunggulan poin karena selalu dalam tekanan Seidel/Lamsfuss. Hendra/Ahsan hanya sempat unggul pada skor 7-6 dan 16-14 di interval kedua.
Namun setelahnya The Daddies justru tersusul enam poin berturut-turut hingga berakhirnya gim pertama.
Permainan Hendra/Ahsan semakin tak mengalami kemajuan di gim kedua. Wakil Indonesia ini terlihat tak bertenaga dalam melakoni permainan mereka.
Baca juga: Fajar/Rian lolos ke 16 besar Denmark Open
Drive mendatar yang seharusnya bisa dihadang pun beberapa kali menjadi bola panas yang menjadi keuntungan poin bagi Seidel/Lamsfuss.
Pada interval kedua, The Daddies semakin jauh tertinggal dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.
Selain Hendra/Ahsan, ganda putra Indonesia lainnya yang akan tampil pada Denmark Open hari kedua yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di lapangan kedua.
Leo/Daniel akan menghadapi ganda putra Taiwan, Lee Jhe-Chuei/Yang Po Hsuan. Sementara unggulan keempat Fajar/Rian juga akan meladeni lawan dari negara serupa yaitu Lu Ching Yao/Yang Po Han.
Baca juga: Ginting dan Rhustavito terhenti di babak pertama Denmark Open 2021
Baca juga: Berikut hasil Denmark Open hari kedua
Pada babak 32 besar turnamen Super 1000 ini, The Daddies ditaklukkan dua gim langsung 17-21, 13-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 29 menit di Odense Sport Park.
Hendra/Ahsan sebenarnya punya peluang mengamankan gim pertama, namun mereka tak bisa membangun pertahanan yang solid untuk menahan serangan ganda putra peringkat 18 asal Jerman itu.
Baca juga: Sakit otot pinggang, Ginting mundur dari Denmark Open
Kelemahan ini membuat Hendra/Ahsan tak sanggup mencetak keunggulan poin karena selalu dalam tekanan Seidel/Lamsfuss. Hendra/Ahsan hanya sempat unggul pada skor 7-6 dan 16-14 di interval kedua.
Namun setelahnya The Daddies justru tersusul enam poin berturut-turut hingga berakhirnya gim pertama.
Permainan Hendra/Ahsan semakin tak mengalami kemajuan di gim kedua. Wakil Indonesia ini terlihat tak bertenaga dalam melakoni permainan mereka.
Baca juga: Fajar/Rian lolos ke 16 besar Denmark Open
Drive mendatar yang seharusnya bisa dihadang pun beberapa kali menjadi bola panas yang menjadi keuntungan poin bagi Seidel/Lamsfuss.
Pada interval kedua, The Daddies semakin jauh tertinggal dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.
Selain Hendra/Ahsan, ganda putra Indonesia lainnya yang akan tampil pada Denmark Open hari kedua yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di lapangan kedua.
Leo/Daniel akan menghadapi ganda putra Taiwan, Lee Jhe-Chuei/Yang Po Hsuan. Sementara unggulan keempat Fajar/Rian juga akan meladeni lawan dari negara serupa yaitu Lu Ching Yao/Yang Po Han.
Baca juga: Ginting dan Rhustavito terhenti di babak pertama Denmark Open 2021
Baca juga: Berikut hasil Denmark Open hari kedua
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Singkirkan The Daddies, Sabar/Reza melaju ke 16 besar Hong Kong Open
10 September 2024 23:18 WIB, 2024
The Daddies menang mudah dan melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2023
24 August 2023 8:03 WIB, 2023
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Menpora jelaskan pengelolaan ajang Popnas dan Pomnas dialihkan ke kementerian lain
10 May 2026 17:22 WIB