Akibat hujan deras, lima hektare sawah di Sukabumi tertimbun longsor
Sabtu, 26 Maret 2022 22:12 WIB
Kondisi di lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang mengakibatkan lima hektare sawah siap panen tertimbun dan akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Palabuhanratu-Cikakak terputus. Antara/Aditya Rohman
Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Sekitar lima hektare areal padi di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang siap panen, Sabtu, tertimbun tanah longsor akibat hujan deras yang turun hampir sepanjang hari.
"Kami sudah melakukan pemantauan langsung ke lokasi, bencana tanah longsor ini akibat lahan pertanian yang berada di atasnya labil ditambah hujan deras yang turun hampir sepanjang hari dan akhirnya longsor dan dampaknya lima hektare lahan sawah yang ditanami padi siap panen di Kampung Babakanbungur, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu ini tertimbun longsor," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Palabuhanratu Ujang Nuryaman di Sukabumi, Sabtu.
Menurut Ujang, untuk kerugian masih dalam perhitungan namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan dipastikan hanya sebagian kecil tanaman padi siap panen yang bisa diselamatkan.
Selain menutup lahan sawah siap panen, longsor ini juga menutup akses jalan penghubung antara Kecamatan Palabuhanratu menuju Cikakak maupun sebaliknya. Bahkan, tebalnya material tanah yang menutup akses jalan tersebut untuk membersihkannya harus menggunakan alat berat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera mengirimkan alat berat karena hingga kini akses jalan Palabuhanratu-Cikakak belum bisa dilalui orang maupun kendaraan.," tambahnya.
Dampak lain dari bencana tanah longsor ini, satu desa di Kecamatan Cikakak menjadi kesulitan mendapatkan air karena saluran airnya ikut tertimbun.
"Kami sudah melakukan pemantauan langsung ke lokasi, bencana tanah longsor ini akibat lahan pertanian yang berada di atasnya labil ditambah hujan deras yang turun hampir sepanjang hari dan akhirnya longsor dan dampaknya lima hektare lahan sawah yang ditanami padi siap panen di Kampung Babakanbungur, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu ini tertimbun longsor," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Palabuhanratu Ujang Nuryaman di Sukabumi, Sabtu.
Menurut Ujang, untuk kerugian masih dalam perhitungan namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan dipastikan hanya sebagian kecil tanaman padi siap panen yang bisa diselamatkan.
Selain menutup lahan sawah siap panen, longsor ini juga menutup akses jalan penghubung antara Kecamatan Palabuhanratu menuju Cikakak maupun sebaliknya. Bahkan, tebalnya material tanah yang menutup akses jalan tersebut untuk membersihkannya harus menggunakan alat berat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera mengirimkan alat berat karena hingga kini akses jalan Palabuhanratu-Cikakak belum bisa dilalui orang maupun kendaraan.," tambahnya.
Dampak lain dari bencana tanah longsor ini, satu desa di Kecamatan Cikakak menjadi kesulitan mendapatkan air karena saluran airnya ikut tertimbun.
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persib Bandung targetkan sapu bersih lima laga sisa di Liga 1 menurut Sergio Castel
28 April 2026 17:39 WIB
Polisi diminta tetapkan tersangka Ustaz SAM terkait kasus dugaan pelecehan lima santri
17 April 2026 19:31 WIB
DPRD Palangka Raya hasilkan satu perda dan lima keputusan selama masa persidangan II
08 April 2026 17:31 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB