
Gubernur Kalteng dan Uskup Palangka Raya saling sanjung di Episcopal

Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran sangat tersanjung turut diundang dalam pesta perak atau 25 tahun Tahbisan Episcopal Mgr Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka MSF sebagai Uskup Keuskupan Palangka Raya.
"Terimakasih atas undangannya, dan selamat atas pesta peraknya. Semoga Uskup panjang umur dan tetap semangat memberikan kontribusi terhadap provinsi ini, khususnya dalam bidang keimanan umat Katolik," kata Agustiar saat memberikan sambutan di Palangka Raya, Kamis malam.
Menurut orang nomor satu di lingkup Pemprov Kalteng ini, semua prosesi pesta perak, hingga sambutan Uskup Aloysius, membuat rasa adem dan tenang, sehingga membuat hati ini guyup serta rukun. Hal itu menjadi menambah semangat untuk membangun provinsi ini semakin lebih baik, lebih maju dan lebih berkah.
Dia mengatakan, apabila ditarik mundur, Aloysius menjadi Uskup Palangka Raya dari tahun 2001, sehingga melihat dan mengalami sekaligus memahami apa yang terjadi pada tahun itu di Kalteng. Kejadian tersebut tentunya menjadi sejarah kurang mengenakkan dan jangan sampai terulang lagi.
Baca juga: Panggil pihak terkait, Gubernur Kalteng evaluasi distribusi BBM
"Kita harus terus melihat kedepan. Jangan berpikir kebelakang. Dan saya berharap Uskup Aloysius tetap semangat dan terus menjadi bagian dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama," kata Agustiar.
Sementara itu, Uskup Palangka Raya Aloysius Sutrisnaatmaka mengaku sangat bangga terhadap Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Sebab, setiap kali diundang menghadiri acara Keuskupan Palangka Raya, pasti akan selalu mengupayakan untuk hadir.
"Sewaktu acara peletakan batu pertama di Katolik Center, bapak Gubernur Kalteng bukan hanya datang, tetapi juga memayungi saya sebagai tuan rumah. Saat kami datang dan bertemu di rumah jabatan, bapak Gubernur juga yang membukan botol minuman kami. terimakasih bapak Gubernur Agustiar Sabran," kata Aloysius.
Dia mengatakan pada acara 25 tahun Tahbisan Episcopal yang langsung dihadiri Gubernur Kalteng, sangat terasa sekali kesatuan dan kekeluargaan dengan agama-agama lain, sungguh sangat kentara.
"Hal itu menjadi cerminan bahwa Kalteng Berkah adalah damai sejahtera untuk semua pemeluk agama. Itu sangat kami rasakan sebagai umat Katolik," demikian Aloysius.
Baca juga: "Lapor Pak Gub" kanal aduan permudah masyarakat Kalimantan Tengah
Baca juga: Huma Betang Night kembali hadir, jaga eksistensi seni dan budaya hingga pacu perekonomian
Baca juga: Pendidikan Kalimantan Tengah semakin maju
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
