Palangka Raya (ANTARA) - PT Telkomsel mensiagakan posko di sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai upaya memudahkan masyarakat, khususnya pelanggan, mengganti kartu atau uSIM dari 3G ke 4G sekaligus mendukung dan menindaklanjuti arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kemen Kominfo RI).

Manager Telkomsel Branch Palangkaraya Anthony Pahotan S di Palangka Raya, Rabu, mengatakan, Kemkominfo RI sedang melakukan pengkajian dan penghapusan layanan 3G dengan tetap mempertimbangkan kesiapan layanan 4G/LTE yang merata serta memperhatikan kepentingan masyarakat secara umum.

"Jadi, Kami secara masif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh pelanggan di wilayah Telkomsel Branch Palangkaraya, agar beralih ke uSIM 4G tanpa berganti nomor dan tidak dikenakan biaya. Untuk itulah kami mensiagakan posko di sejumlah kabupaten di Kalteng," ucapnya.

Adapun posko yang disiagakan PT Telkomsel yakni di Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Katingan, dan Sukamara serta lainnya. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan ragam pilihan saluran bagi pelanggan dalam melakukan upgrade kartu SIM non 4G ke uSIM 4G, baik secara online maupun offline yang dapat dilakukan dengan cepat sekaligus mudah.

Anthony mengatakan, pada chanel online, dikhususkan untuk pelanggan PraBayar simPATI, kartuAS dan Loop dengan mengakses akun resmi Telkomsel di Facebook dan Twitter serta layanan Virtual Assistant Telkomsel, agar mendapatkan pelayanan upgrade ke uSIM 4G, atau melalui layanan mitra e-commerce (Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.ID).

Pelanggan juga dapat langsung mengunjungi GraPARI atau layanan MyGraPARI terdekat, outlet sekitar hingga Tim Direct Sales untuk melakukan upgrade ke uSIM 4G secara offline, baik untuk pelanggan prabayar dan pasca bayar (kartuHALO) dengan membawa KTP sesuai data yang teregistrasi.

"Khusus untuk pelanggan yang nomornya terdaftar pada jasa perbankan (M-Banking), upgrade kartu uSIM 4G hanya dapat dilakukan di GraPARI dan MyGraPARI," tambah Anthony.

Sebagai apresiasi pelanggan yang telah melakukan penggantian kartu dari SIM non 4G, Telkomsel menawarkan tambahan kuota 4G 30GB untuk kartu yang masa aktif nya lebih dari enam bulan serta penggunaan lebih dari Rp 100.000. Sedangkan bagi pelanggan dengan kartu yang masa aktifnya lebih dari  tiga bulan dan penggunaan lebih dari Rp 100.000  mendapat tambahan kuota 4G 15GB. Pelanggan akan dikenakan biaya Rp 10 pada saat proses migrasi kartu berhasil untuk mendapatkan tambahan kuota 4G tersebut.

Baca juga: Telkomsel hadirkan Telkomsel Prabayar Tourist untuk wisatawan asing

Bagi pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#. Informasi lebih lanjut mengenai program Tukar Kartu ke 4G bisa diakses di tsel.me/tukarkartu4g.

PT Telkomsel pun menjamin pelanggan akan mendapatkan pengalaman terbaik dalam mengakses internet dengan kecepatan yang stabil dan maksimal dengan jaringan 4G. 

"Dengan konektivitas digital berteknologi terkini tersebut, harapan telkomsel manfaatnya dapat dirasakan oleh pelanggan dalam mendukung gaya hidup digital, membantu proses bekerja dan belajar jarak jauh, mendukung aktivitas keseharian, hingga membantu meningkatkan perekonomian dan pariwisata daerah," demikian Anthony.

Baca juga: Telkomsel hadirkan tiket nonton gratis MotoGP dan berwisata ke Lombok

Baca juga: Berbasis Wireles dan tak harus berlangganan, Telkomsel Orbit bisa digunakan di Kalteng

Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024