Tak perlu panggil pawang hujan saat balapan mobil listrik Formula E berlangsung
Jumat, 20 Mei 2022 20:06 WIB
Formula One F1 - Miami Grand Prix - Miami International Autodrome, Miami, Florida, U.S. - May 8, 2022 Ferrari's Carlos Sainz Jr. in action during the race REUTERS/Marco Bello.
Jakarta (ANTARA) - Vice President Infrastructure and General Affairs OC Jakarta ePrix 2022, Irawan Sucahyono, mengatakan tidak perlu menggunakan pawang hujan karena sirkulasi air di Taman Impian Jaya Ancol sudah memperhitungkan ketinggian lokasi dari permukaan laut.
"Tidak perlu, (sirkulasi air) di Ancol cukup bagus sekali. Dan ketinggian dari laut juga sudah diperhitungkan," kata Irawan kepada wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, Kamis.
Menurut Irawan, manajemen Taman Impian Jaya Ancol sudah memperhitungkan setiap kemunculan genangan, baik genangan yang timbul karena hujan deras maupun yang timbul karena limpasan permukaan air laut (rob).
Sementara di trek sendiri, kata Irawan, drainase yang dibuat sederhana saja. Hanya perlu menyambung dengan drainase yang sudah ada sebelumnya (existing).
"Kami tinggal menyambung saja, kami ikuti," kata Irawan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Formula E Jakarta Ahmad Sahroni berencana memanggil pawang hujan Moto GP Mandalika Rara Isti Wulandari kalau timbul hujan deras di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara saat balapan mobil listrik Formula E berlangsung pada 4 Juni mendatang.
"Kalau agak berat, kami terbangkan Rara ke sini. Tapi rasanya enggak, berat," kata Sahroni saat ditemui wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis.
Sahroni berharap hujan tidak turun saat Formula E Jakarta berlangsung. Sebab pengadaan pawang hujan tersebut bukan menjadi prioritas panitia.
"Tidak perlu, (sirkulasi air) di Ancol cukup bagus sekali. Dan ketinggian dari laut juga sudah diperhitungkan," kata Irawan kepada wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, Kamis.
Menurut Irawan, manajemen Taman Impian Jaya Ancol sudah memperhitungkan setiap kemunculan genangan, baik genangan yang timbul karena hujan deras maupun yang timbul karena limpasan permukaan air laut (rob).
Sementara di trek sendiri, kata Irawan, drainase yang dibuat sederhana saja. Hanya perlu menyambung dengan drainase yang sudah ada sebelumnya (existing).
"Kami tinggal menyambung saja, kami ikuti," kata Irawan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Formula E Jakarta Ahmad Sahroni berencana memanggil pawang hujan Moto GP Mandalika Rara Isti Wulandari kalau timbul hujan deras di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara saat balapan mobil listrik Formula E berlangsung pada 4 Juni mendatang.
"Kalau agak berat, kami terbangkan Rara ke sini. Tapi rasanya enggak, berat," kata Sahroni saat ditemui wartawan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis.
Sahroni berharap hujan tidak turun saat Formula E Jakarta berlangsung. Sebab pengadaan pawang hujan tersebut bukan menjadi prioritas panitia.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN-Pemkot Banjarbaru resmikan SPKLU ultra fast charging pertama di Kalimantan
27 April 2026 18:51 WIB
PLN perkuat green mining dengan siap pasok listrik hijau untuk industri tambang
24 April 2026 17:46 WIB
Setiap Kamis, pegawai Kemensos diinstruksikan naik transportasi umum/listrik
22 April 2026 14:17 WIB