Ditemukan dua sapi kurban di Kapuas terindikasi PMK
Senin, 11 Juli 2022 7:14 WIB
Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, memeriksa hewan kurban saat pemotongan hewan kurban di Kapuas, Minggu (10/7/2022). ANTARA/All Ikhwan
Kuala Kapuas (ANTARA) - Tim kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menemukan dua ekor sapi kurban yang terindikasi menderita penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Dari pemeriksaan kami temukan ada dua ekor hewan kurban sapi yang menunjukkan gejala PMK," kata drh Anik Ariswandani dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, di sela pemeriksaan, Minggu.
Dua ekor sapi kurban yang menunjukkan gejala PMK tersebut ditemukan saat tim kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, melakukan pemeriksaan di beberapa tempat pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kota Kuala Kapuas.
"Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di sejumlah tempat panitia pemotongan kurban, baik di mushalla, masjid, perumahan masyarakat maupun kantor-kantor yang melaksanakan pemotongan kurban," jelasnya.
Petugas menyarankan kepada panitia kurban untuk memisahkan bagian daging sapi kurban yang terindikasi terpapar PMK tersebut.
"Kami sarankan panitia kurban mengapkir bagian yang terkena PMK dalam kondisi parah," katanya
Kemudian, lanjutnya, masyarakat yang menerima disarankan untuk terlebih dulu merebus daging kurban tersebut dengan benar-benar matang sebelum disimpan atau dikonsumsi.
Baca juga: Polres Kapuas potong 10 ekor sapi kurban
"Merebus dagingnya minimal setengah jam sebelum nanti disimpan atau dikonsumsi," saran dokter hewan pada bidang peternakan Dinas Pertanian Kapuas tersebut.
Dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas melakukan pemeriksaan pada mulut dan kuku hewan kurban, baik yang sudah dipotong maupun belum.
"Pemeriksaan dilakukan mulai dari mulutnya yang biasanya kalau terkena PMK menunjukkan ada luka, kemudian di lidahnya juga terkadang ada luka terkadang mengelupas juga. Selanjutnya di bagian kakinya, ada menunjukkan luka-luka," demikian drh Anik Ariswandani.
Sementara dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas kesehatan hewan juga mengambil beberapa daging hewan tersebut, untuk dibawa dan diperiksa uji laboratorium sebagai sempel.
Baca juga: Ketua KPU Kapuas berganti dan dijabat pelaksana tugas, berikut penjelasannya
Baca juga: Pemkab Kapuas terima 77 ekor sapi kurban dari Pemprov Kalteng
Baca juga: Atlet angkat berat asal Kapuas raih empat emas di kejurnas
"Dari pemeriksaan kami temukan ada dua ekor hewan kurban sapi yang menunjukkan gejala PMK," kata drh Anik Ariswandani dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, di sela pemeriksaan, Minggu.
Dua ekor sapi kurban yang menunjukkan gejala PMK tersebut ditemukan saat tim kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, melakukan pemeriksaan di beberapa tempat pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kota Kuala Kapuas.
"Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di sejumlah tempat panitia pemotongan kurban, baik di mushalla, masjid, perumahan masyarakat maupun kantor-kantor yang melaksanakan pemotongan kurban," jelasnya.
Petugas menyarankan kepada panitia kurban untuk memisahkan bagian daging sapi kurban yang terindikasi terpapar PMK tersebut.
"Kami sarankan panitia kurban mengapkir bagian yang terkena PMK dalam kondisi parah," katanya
Kemudian, lanjutnya, masyarakat yang menerima disarankan untuk terlebih dulu merebus daging kurban tersebut dengan benar-benar matang sebelum disimpan atau dikonsumsi.
Baca juga: Polres Kapuas potong 10 ekor sapi kurban
"Merebus dagingnya minimal setengah jam sebelum nanti disimpan atau dikonsumsi," saran dokter hewan pada bidang peternakan Dinas Pertanian Kapuas tersebut.
Dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas melakukan pemeriksaan pada mulut dan kuku hewan kurban, baik yang sudah dipotong maupun belum.
"Pemeriksaan dilakukan mulai dari mulutnya yang biasanya kalau terkena PMK menunjukkan ada luka, kemudian di lidahnya juga terkadang ada luka terkadang mengelupas juga. Selanjutnya di bagian kakinya, ada menunjukkan luka-luka," demikian drh Anik Ariswandani.
Sementara dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas kesehatan hewan juga mengambil beberapa daging hewan tersebut, untuk dibawa dan diperiksa uji laboratorium sebagai sempel.
Baca juga: Ketua KPU Kapuas berganti dan dijabat pelaksana tugas, berikut penjelasannya
Baca juga: Pemkab Kapuas terima 77 ekor sapi kurban dari Pemprov Kalteng
Baca juga: Atlet angkat berat asal Kapuas raih empat emas di kejurnas
Pewarta : All Ikhwan
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Barsel sarankan pemkab rampungkan dua regulasi landasan penentuan WPR
04 May 2026 21:48 WIB
Kebakaran di Kapuas hanguskan rumah sekaligus gudang sembako, dua warga terluka
03 May 2026 23:14 WIB
Edukasi dan aksi nyata, PT GSDI tanamkan kesadaran lingkungan serta pencegahan karhutla
28 April 2026 13:22 WIB
Terpopuler - Kapuas
Lihat Juga
Kebakaran di Kapuas hanguskan rumah sekaligus gudang sembako, dua warga terluka
03 May 2026 23:14 WIB
120 kepala sekolah di Kapuas dapat bantuan laptop perkuat digitalisasi pendidikan
03 May 2026 19:28 WIB
Wamendikdasmen canangkan 'Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar' dan kapal guru pesisir
03 May 2026 8:30 WIB