Sampit (ANTARA) - Jamaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berjumlah 91 orang, tiba dengan selamat dan tidak lagi terlalu kelelahan karena pemerintah daerah membantu kepulangan dengan menyewa pesawat yang menerbangkan mereka dari Banjarmasin menuju Sampit. 

"Kami sangat bersyukur karena sangat menyingkat waktu kami. Malam bisa istirahat dulu (di asrama haji) sebelum pulang. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas usaha dari bapak bupati dan bawahannya yang telah mengusahakan pesawat secara gratis," kata Azhar Hidayat, salah orang jamaah haji saat tiba di Bandara Haji Asan Sampit, Minggu. 

Kepulangan jamaah haji ke Sampit difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang menyewa pesawat untuk mengangkut jamaah haji dari Embarkasi Syamsudin Noor menuju Bandara Haji Asan Sampit. 

Jamaah haji asal Sampit mengucap syukur ketika tiba di Sampit. Mereka senang karena hasil pemeriksaan swab antigen setibanya di Embarkasi Syamsudin Noor juga menunjukkan hasil 91 anggota jamaah haji asal Kotawaringin Timur tidak ada yang terpapar COVID-19. 

Selama melaksanakan ibadah haji, para jamaah juga tidak mengalami kendala berarti. Ketika ada yang mengeluhkan kondisi kesehatan, petugas dengan sigap memeriksa dan mengobatinya. 

"Alhamdulillah semuanya kondisi sehat. Ini luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas semua pelayanan dari pemerintah, khususnya pemerintah daerah," ucap Azhar. 

Kedatangan jamaah haji disambut Bupati Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati bersama pejabat lainnya. Halikinnor mengaku bersyukur karena seluruh anggota jamaah pulang dalam keadaan selamat dan sehat wal afiat. 

Halikinnor juga bersyukur karena pemulangan jamaah haji menggunakan pesawat yang disewa pemerintah daerah, berjalan lancar. Rencananya musim haji tahun-tahun berikutnya juga akan dianggarkan biaya untuk membantu keberangkatan dan kepulangan jamaah haji ke Embarkasi Syamsudin Noor agar mereka tidak kelelahan. 

Baca juga: Bupati Kotim apresiasi kekompakan warga desa ini

Ini sejarah baru bagi penyelenggaraan haji di daerah ini. Sebelumnya, jamaah haji asal Kotawaringin Timur harus menempuh perjalanan darat menggunakan bus untuk menuju Embarkasi Syamsudin Noor dengan waktu tempuh selama delapan hingga sepuluh jam sehingga membuat jamaah kelelahan di perjalanan. 

"Kami mengucapkan selamat kembali di Kotawaringin Timur. Semoga menjadi haji yang mabrur dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, khususnya di lingkungan masing-masing. Menjadi pribadi yang lebih baik dan menginspirasi semua orang," harap Halikinnor. 

Ketua Tim Kesehatan Haji yang juga Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Sidik Nur Rahman mengatakan, secara umum kondisi jamaah dalam keadaan sehat. Ada beberapa orang yang sempat memerlukan waktu istirahat saat tiba di embarkasi dan sudah pulih setelah beristirahat sejenak. 

"Setelah tiba di Sampit, jamaah akan diawasi selama 21 hari oleh tim kesehatan. Ini sesuai ketentuan kesehatan bahwa jamaah haji yang baru tiba, dipantau untuk memastikan kondisi kesehatan mereka," ujar Sidik. 

Sementara itu Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kotawaringin Timur, Rabiatul Adawiyah mengaku bersyukur karena semua berjalan lancar dan sukses. Ini berkat kerja sama panitia dan dukungan semua pihak. 

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang tahun ini benar-benar luar biasa dalam memberikan pelayanan sehingga sangat memuaskan, khususnya bantuan fasilitasi pemulangan menggunakan pesawat. 

"Alhamdulillah karena pulangnya pakai pesawat maka bisa diantisipasi sehingga secara umum jamaah tidak sampai kelelahan. Kami sangat berterima kasih atas bantuan pemerintah daerah," demikian Rabiatul Adawiyah. 

Baca juga: DPRD Kotim: Perda Keolahragaan untuk pengembangan berkelanjutan

Baca juga: DPRD Kotim minta pengelolaan dana desa terus ditingkatkan

Baca juga: Bupati Kotim: Peringatan tahun baru Islam momen introspeksi diri

Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024