Sebuah bus mengangkut puluhan siswa terperosok ke jurang saat akan berwisata
Sabtu, 13 Agustus 2022 20:52 WIB
Kondisi bus yang masuk jurang sedalam kurang lebih tiga meter di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (13/8/2022). (ANTARA/Vicki Febrianto)
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Sebuah bus yang mengangkut puluhan siswa dari Madrasah Sanawiah Annur Sawahan, Turen mengalami kecelakaan dan terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kapolsek Wonosari Polres Malang Iptu Anwari Sidiq mengatakan bahwa bus yang membawa rombongan sebanyak 28 siswa dan dua guru tersebut terperosok ke dalam jurang setinggi kurang lebih 3 meter.
"Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi," kata Sidiq.
Akibat kejadian tersebut, kata Sidiq, ada dua orang siswa yang harus mendapatkan perawatan dari fasilitas kesehatan terdekat. Seorang siswa bernama Karomatun Nisa terkilir di bagian pinggang dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngajum.
Satu siswa lain, lanjut dia, bernama Billy mengalami luka lecet akibat terkena pecahan kaca. Sementara itu, puluhan siswa dan penumpang lainnya dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.
"Penumpang lainnya selamat," kata Sidiq.
Diduga terperosoknya bus yang bawa rombongan siswa tersebut akibat pengemudi bus tidak mampu kuasai kemudi pada saat jalan tanjak dan berbelok. Saat itu bus tidak mampu menanjak dan berjalan mundur.
"Pada saat menginjak gas, bukannya menanjak, melainkan justru mundur. Kebetulan selain jalan yang curam, kondisi juga licin akibat hujan," ujarnya.
Akibat tidak mampu menanjak tersebut, bus akhirnya mundur dan terguling ke tebing yang dekat dengan perkebunan warga.
Rencana evakuasi bus tersebut, kata dia, akan dilakukan esok hari dengan alat berat.
Rombongan tersebut berencana melakukan wisata ke Umbulan Tanaka, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari.
Kapolsek Wonosari Polres Malang Iptu Anwari Sidiq mengatakan bahwa bus yang membawa rombongan sebanyak 28 siswa dan dua guru tersebut terperosok ke dalam jurang setinggi kurang lebih 3 meter.
"Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi," kata Sidiq.
Akibat kejadian tersebut, kata Sidiq, ada dua orang siswa yang harus mendapatkan perawatan dari fasilitas kesehatan terdekat. Seorang siswa bernama Karomatun Nisa terkilir di bagian pinggang dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngajum.
Satu siswa lain, lanjut dia, bernama Billy mengalami luka lecet akibat terkena pecahan kaca. Sementara itu, puluhan siswa dan penumpang lainnya dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.
"Penumpang lainnya selamat," kata Sidiq.
Diduga terperosoknya bus yang bawa rombongan siswa tersebut akibat pengemudi bus tidak mampu kuasai kemudi pada saat jalan tanjak dan berbelok. Saat itu bus tidak mampu menanjak dan berjalan mundur.
"Pada saat menginjak gas, bukannya menanjak, melainkan justru mundur. Kebetulan selain jalan yang curam, kondisi juga licin akibat hujan," ujarnya.
Akibat tidak mampu menanjak tersebut, bus akhirnya mundur dan terguling ke tebing yang dekat dengan perkebunan warga.
Rencana evakuasi bus tersebut, kata dia, akan dilakukan esok hari dengan alat berat.
Rombongan tersebut berencana melakukan wisata ke Umbulan Tanaka, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari.
Pewarta : Vicki Febrianto
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waduh! Bus Damri Terperosok Akibat Jembatan Penghubung Kotim-Seruyan Rusak
27 April 2017 1:22 WIB, 2017
Jenazah korban kecelakaan bus masuk jurang di Parigi dipulangkan ke daerah asal
04 May 2023 12:40 WIB, 2023
Nahas! Empat orang tewas di Aceh Besar usai truk yang ditumpangi masuk jurang
25 April 2023 23:13 WIB, 2023
Bus Semeru Jaya Transindo di Magetan masuk jurang, 7 orang meninggal
05 December 2022 23:40 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
PT SKS Listrik Kalimantan juara II BRICS Industrial Innovation Contest 2026 di China
17 May 2026 11:13 WIB