Masyarakat diimbau untuk jaga fasilitas umum yang telah dipasang pemerintah
Jumat, 19 Agustus 2022 16:44 WIB
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Nenie Adriati Lambung. ANTARA/Adi Wibowo
Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Nenie Adriati Lambung mengimbau untuk menjaga fasilitas umum yang telah dipasang oleh pemerintah provinsi maupun kota setempat.
"Pemerintah sudah mempercantik wajah Kota Palangka Raya untuk menyambut hari Kemerdekaan ke-77 RI dan kejuaraan sepeda dunia yang dilaksanakan pada 28 Agustus 2022, jangan sampai dirusak oleh oknum masyarakat sehingga membuat penampilan wajah kota semrawut," katanya di Palangka Raya, Jumat.
Nenie menuturkan, selain masyarakat diimbau ikut menjaga fasilitas milik pemerintah baik itu lampu, spanduk serta pernak-pernik lainnya juga disarankan agar tidak sembarangan membuang sampah.
Sebab apabila sampah dibuang sembarangan, takutnya terkesan orang pendatang menganggap daerah setempat jorok dan tidak bersih. Maka dari itu selama adanya kemeriahan Kemerdekaan RI dan menyambut ajang kejuaraan sepeda dunia, jangan sampai terjadi.
"Mari kita sukseskan kejuaraan sepeda dunia yang pertama kali digelar di daerah kita. Jangan sampai daerah kita dicap oleh orang luar tidak ramah, tidak bersih perwajahan kotanya serta hal negatif lainnya," ucap Srikandi di DPRD Kota Palangka Raya itu.
Nenie yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Palangka Raya menambahkan, wajah 'Kota Cantik' sebutan ibu kota provinsi setempat kini sungguh sangat menawan.
Hal tersebut tentunya dampak adanya kejuaraan sepeda dunia atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 yang di gelar di Palangka Raya. Momentum tersebut juga bersamaan dengan bulan kemerdekaan ke-77 RI, sehingga pernak pernik merah putih menghiasi jalan utama wajah Kota Palangka Raya.
"Sepanjang Jalan RTA Milono sampai kawasan Bundaran Kecil, kemudian Jalan Imam Bonjol menuju kawasan Bundaran Besar dan yang terakhir sepanjang Jalan Tjilik Riwut menuju arena balap sepeda di Stadion Tuah Pahoe dipenuhi lampu hias ketika malam hari," ungkapnya.
Ditambahkan Nenie yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Palangka Raya dengan adanya kejuaraan tersebut, sudah tentu perekonomian di daerah mengalami perputaran yang cukup baik.
Sebab dengan keberadaan para atlet sepeda nasional yang sudah berdatangan di daerah setempat, akan berputar di daerah setempat.
"Semoga dengan kegiatan ini pula, perekonomian daerah kita mengalami peningkatan yang cukup baik," demikian Nenie.
"Pemerintah sudah mempercantik wajah Kota Palangka Raya untuk menyambut hari Kemerdekaan ke-77 RI dan kejuaraan sepeda dunia yang dilaksanakan pada 28 Agustus 2022, jangan sampai dirusak oleh oknum masyarakat sehingga membuat penampilan wajah kota semrawut," katanya di Palangka Raya, Jumat.
Nenie menuturkan, selain masyarakat diimbau ikut menjaga fasilitas milik pemerintah baik itu lampu, spanduk serta pernak-pernik lainnya juga disarankan agar tidak sembarangan membuang sampah.
Sebab apabila sampah dibuang sembarangan, takutnya terkesan orang pendatang menganggap daerah setempat jorok dan tidak bersih. Maka dari itu selama adanya kemeriahan Kemerdekaan RI dan menyambut ajang kejuaraan sepeda dunia, jangan sampai terjadi.
"Mari kita sukseskan kejuaraan sepeda dunia yang pertama kali digelar di daerah kita. Jangan sampai daerah kita dicap oleh orang luar tidak ramah, tidak bersih perwajahan kotanya serta hal negatif lainnya," ucap Srikandi di DPRD Kota Palangka Raya itu.
Nenie yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Palangka Raya menambahkan, wajah 'Kota Cantik' sebutan ibu kota provinsi setempat kini sungguh sangat menawan.
Hal tersebut tentunya dampak adanya kejuaraan sepeda dunia atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 yang di gelar di Palangka Raya. Momentum tersebut juga bersamaan dengan bulan kemerdekaan ke-77 RI, sehingga pernak pernik merah putih menghiasi jalan utama wajah Kota Palangka Raya.
"Sepanjang Jalan RTA Milono sampai kawasan Bundaran Kecil, kemudian Jalan Imam Bonjol menuju kawasan Bundaran Besar dan yang terakhir sepanjang Jalan Tjilik Riwut menuju arena balap sepeda di Stadion Tuah Pahoe dipenuhi lampu hias ketika malam hari," ungkapnya.
Ditambahkan Nenie yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Palangka Raya dengan adanya kejuaraan tersebut, sudah tentu perekonomian di daerah mengalami perputaran yang cukup baik.
Sebab dengan keberadaan para atlet sepeda nasional yang sudah berdatangan di daerah setempat, akan berputar di daerah setempat.
"Semoga dengan kegiatan ini pula, perekonomian daerah kita mengalami peningkatan yang cukup baik," demikian Nenie.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlet dari 60 negara ramaikan kejuaraan dunia balap sepeda gunung di Kalteng
13 May 2024 11:22 WIB, 2024
Atlet sepeda gunung wanita Indonesia juara kedua di UCI-MTB Championship World 2023
12 November 2023 19:39 WIB, 2023
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Polresta Palangka Raya kerahkan 133 personel amankan Jumat Agung di 44 gereja
03 April 2026 18:59 WIB
DPRD: Tingginya peredaran barang di pasaran harus diimbangi kewaspadaan konsumen
02 April 2026 8:39 WIB