Politeknik Seruyan bersama USAID SEGAR gelar pelatihan pendaftaran STDB
: Direktur Politeknik Seruyan Hermansyah (kiri) bersama Green Supply Chain Specialist for Central Kalimantan USAID SEGAR Liza Apriani (tengah) dan Kasi Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan (DKPP) Kabupaten Seruyan Ahmad Sumarno (kanan) saat melaksanakan kegiatan Training Of Trainers (TOT) dalam pendampingan registrasi (STDB) di Sampit (27/8/2022).ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
"Pelatihan selama tiga hari yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 Agustus 2022 ini diikuti oleh enam orang fasilitator dari lima desa dan sepuluh orang staf Politeknik Seruyan," kata Direktur Politeknik Seruyan Hermansyah di Kuala Pembuang, Kamis.
Dia mengatakan desa-desa yang akan mendapat pendampingan pendaftaran STDB tersebut antara lain Desa Lanpasa, Tabiku, dan Terawan di Kecamatan Seruyan Raya, serta Desa Pembuang Hulu I dan Pembuang Hulu II di Kecamatan Hanau.
Selain itu, tidak hanya mendapat kesempatan untuk berdiskusi mengenai upaya percepatan pendaftaran dan penerbitan STDB bagi pekebun swadaya di Kabupaten Seruyan, para fasilitator desa dan staf Politeknik Seruyan juga berkesempatan untuk mengikuti simulasi praktik di lapangan.
"Melalui pelatihan ini, mereka mendapat pemahaman mengenai proses dan tahapan pendaftaran STDB mulai dari pengumpulan data, pemetaan, sampai verifikasi data untuk pendaftaran STDB," ucapnya.
Dirinya pun mengucapkan terimakasih kepada USAID SEGAR, yang telah mempercayakan Politeknik Seruyan sebagai institusi lokal untuk melaksanakan pendampingan petani sawit swadaya di Kabupaten Seruyan ini.
"Program kerja sama antara USAID SEGAR dan Politeknik Seruyan ini merupakan salah satu upaya Politeknik Seruyan dalam mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga: DPRD Seruyan gelar RDP BBM jenis solar untuk nelayan
Sementara itu, Kasi Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan (DKPP) Kabupaten Seruyan Ahmad Sumarmo menyatakan, pemkab memiliki target agar seluruh pekebun swadaya di wilayah yurisdiksi Kabupaten Seruyan ter data STDB pada tahun 2023.
Dia menambahkan, STDB merupakan program pemerintah untuk mendata pekebun swadaya berdasarkan nama dan alamat, sekaligus menjadi salah satu syarat wajib untuk sertifikasi Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO).
"Para pekebun swadaya yang ter data di STDB juga dapat memperoleh akses ke program-program pemerintah yang mendukung kesejahteraan masyarakat," demikian Ahmad.
Baca juga: DPRD Seruyan: Jangan sampai 2000 hektare lahan hibah masyarakat terkendala kawasan
Baca juga: Bupati Seruyan sediakan Rp80 miliar dukung program bansos ke masyarakat
Baca juga: Tanjung Rangas Seruyan perlu menara telekomunikasi
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025